Tes SKD CPNS Tulungagung Peserta Harus Pakai Ikat Pinggang Rafia

Tulungagung, koranmemo.com – Ratusan peserta tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Kabupaten Tulungagung telah dimulai, Senin (10/2). Peserta dilarang membawa benda logam, maupun benda lainnya selain yang diperbolehkan oleh panitia. Bahkan, peserta harus mengganti ikat pinggang dengan tali rafia yang sudah disediakan oleh panitia seleksi.

Arief Budiono Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tulungagung menyatakan, seluruh peserta CPNS sebelum masuk ke ruangan tes harus melalui ruang periksa. Panitia bahkan menggunakan metal detektor untuk mendeteksi benda logam yang kemungkinan dibawa oleh peserta masuk saat tes SKD berlangsung.

“Di dalam ruangan tes tidak boleh ada benda logam, perhiasan, cincin, semuanya tidak boleh. Peserta harus menitipkan barang – barang itu di tempat penitipan barang jadi sampai hari pertama ini tidak ada masalah,” ujarnya.

Tidak hanya perhiasan, peserta harus mengganti ikat pinggang dengan tali rafia. “Semuanya tidak boleh, kita sediakan tali rafia di depan itu untuk mengganti ikat pinggang peserta,” kata Arief.

Tes SKD CPNS Kabupaten Tulungagung berlangsung selama tiga hari. Mulai tanggal 10 sampai 16 Februari. Setiap hari, panitia mengadakan sebanyak lima sesi yang semuanya dilakukan di Hotel Crown Kabupaten Tulungagung. “Total ada 320 unit yang sudah didaftarkan. 300 unit digunakan dan 20 unit untuk cadangan,” tambah Arief.

CPNS 2020 Kabupaten Tulungagung mendapatkan kuota sebanyak 601 formasi. Total yang mendaftar sekitar 10.472 orang, yang memenuhi syarat administrasi sebanyak 9.754 orang. Formasi terbanyak ada di tenaga guru, dan tenaga kesehatan.

Maryoto Bhirowo Bupati Tulungagung berharap dalam seleksi tersebut, Pemkab Tulungagung mendapatkan ASN yang berkualitas. Dia berpesan pada peserta agar tidak percaya dengan titipan atau orang yang mengaku bisa menjadikan warga sebagai ASN. Pasalnya, dalam seleksi tersebut hasil ujian bisa langsung terpantau di layar televisi yang disediakan di luar ruangan oleh panitia.

“Tadi saya pesan semuanya harus yakin bisa mengerjakan soal – soalnya. Selain itu saya katakan tadi agar tidak percaya dengan omongan titipan atau diprioritaskan itu tidak ada semuanya sama, kita fair play. Siapa yang nilainya terbaik dia yang akan ikut pada proses seleksi selanjutnya,” tutur Bupati setelah membuka tes CPNS hari pertama.

Reporter Zayyin multazam sukri
Editor Achmad Saichu

 

Follow Untuk Berita Up to Date