Tes Psikologi Ulang Untuk Polisi Pemegang Senjata Api

Share this :
: Situasi tes psikologi yang diikuti anggota (agung/memo)
: Situasi tes psikologi yang diikuti anggota (agung/memo)

Kediri, Memo-Sebanyak 212 anggota Polres Kediri dan polsek jajaran pemegang senjata api, Rabu (24/9) pagi mengikut tes psikologi ulang yang dilakukan oleh tim psikolog Polda Jawa Timur. Tes berlangsung di beberapa ruang kelas di SMP Mardi Tresno Kecamatan Pare. Tes ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya psikologi anggota yang tidak stabil sehingga bisa membahayakan orang lain, ketika oang tersebut tetap memegang senjata api dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Hasil tes sendiri tidak bisa langung diketahui hari itu juga karena hasilnya harus diperiksa dan harus dicermati oleh tim psikolog Polda Jatim. Bagi anggota yang lulus, maka akan diterbitkan sertifikat, dan anggota bisa kembali menggunakan senjata secara pinjam pakai. Sedangkan untuk anggota yang hasil tesnya menunjukkan hasil yang tidak layak memegang senpi maka senjata yang biasa digunakannya akan ditarik dan kemudian akan disimpan di bagian sarana dan prasarana (sarpras).

Kasubbag Humas Polres Kediri, AKP Indono Heroe Joedo dikonfirmasi tentang kegiatan ini mengatakan jika psikotes terhadap anggota pemegang senjata diberlakukan satu tahun sekali. “Tes ini sangat wajar dan sebagai langkah untuk mendeteksi kondisi psikologi anggota sehingga bisa menghindari adanya penyalahgunaan senpi,” ujar AKP Joedo. (ag)