Terpapar Covid-19, Pelayanan Puskesmas di Ngawi Tutup, 37 Pegawai Swab Massal

Share this :

Ngawi, koranmemo.com – Pemerintah Kabupaten Ngawi menutup pelayanan puskesmas Gemarang, Kecamatan Kedunggalar, setelah seorang tenaga kesehatan positif covid-19. Untuk mencegah penularan, tes swab terpaksa dilakukan kepada seluruh pegawai yang bertugas di Puskesmas setempat, Kamis (15/10).

Pasien adalah koordinator UGD diduga terpapar saat dirinya bertugas melakukan penyekatan di Mantingan pintu masuk Jawa Timur.

Kepala Puskesmas Gemarang Esti Retno Setyowati mengatakan, karena ada salah satu perawat kami koordinator UGD positif covid-19 maka dari itu untuk sementara ruang UGD dan rawat inap kita tutup. Untuk pasien kita evakuasi ke puskesmas terdekat semua. “Adapun yang di swab 37 orang pegawai di Puskesmas Gemarang saat ini,” katanya, Kamis (15/10).

Dia menambahkan, untuk saat ini telah dilakukan sterilisasi hingga tiga hari ke depan. Pegawai yang menjalani tes swab, selanjutnya disarankan untuk isolasi mandiri di rumah sambil menunggu hasil tes swab.

Baca Juga: Sungai Bengawan Solo di Ngawi Tercemar, Ini Upaya DLH

“Hanya bagian pelayanan saja yang tetap dibuka di puskesmas ini,” ujarnya.

Berdasarkan data, hingga kini sudah ada 7 tenaga medis, 4 di antaranya dokter, yang positif covid-19. Jumlah tersebut menambah daftar panjang pasien positif covid-19 di wilayah Ngawi mencapai 215 kasus. Sebanyak 157 orang dinyatakan sembuh, 8 orang meninggal dunia dan 50 orang masih menjalani perawatan.

Reporter: Juremi

Editor: Della Cahaya