Teror Bom Molotov Jadi Atensi Kapolda, Kasat : Sudah 10 Orang Diperiksa

Share this :

Jombang, koranmemo.com – Nampaknya pihak Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Jombang harus bekerja keras untuk dapat mengungkap kasus teror lemparan bom molotov yang terjadi di rumah Sulaiman (54), warga Dusun Kauman Desa/Kecamatan Peterongan yang terjadi Minggu (21/7) sekitar pukul 03.00 WIB lalu.

Sebab, kasus ini juga telah menjadi atensi atau perhatian khusus oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan. Ini seperti yang dikatakan Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Azi Pratas Guspitu saat diwawancara wartawan soal perkembangan penanganan kasus tersebut.

“Kasus ini jadi atensi Semeru 1 atau bapak Kapolda Jatim (Irjen Pol Luki Hermawan, red) maupun bapak Wakapolda Jatim (Brigjen Pol Toni Harmanto, red), sehingga penyelidikan dilakukan gabungan Polres Jombang dan Polda Jatim, untuk selalu mengupdate perkembangannya,” kata AKP Azi kepada wartawan di Mapolres Jombang, Rabu (24/7).

Sejauh ini, lanjut Azi, pihaknya telah memeriksa 10 orang saksi, dari semula dua orang saksi yang diperiksa. “Senin (22/7) bersama Labfor (Laboratorium Forensik Mabes Polri Cabang Surabaya) dan Polda Jatim (Jatanras, red) juga telah menggelar olah TKP (tempat kejadian perkara) BB (barang bukti) dari lokasi juga telah dibawa Labfor untuk diteliti. Dan kita masih menunggu hasil penelitiannya,” ujarnya.

Sementara itu, meski telah memeriksa 10 orang saksi, Azi menyebut masih ada beberapa orang lagi yang kemungkinan bakal menjadi saksi tambahan sampai kasus terang benderang. “Kami masih mencari arahnya kepada siapa (pelaku, red),” ungkapnya.

Disinggung soal dugaan motif, Azi belum dapat memastikannya. Hanya saja, dari beberapa saksi dimungkinkan mengarah kepada sakit hati. “Untuk motif masih kita dalami. Tapi dari beberapa saksi ada mengarah pada kemungkinan asmara dan sakit hati,” pungkasnya.

Sebelumnya, aksi teror berupa lemparan bom molotov terjadi di rumah Sulaiman (54). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hanya saja, lemparan mengenai bodi mobil Honda Mobilio RS warna putih bernomer polisi S 1396 YA, tepat di sekitaran ban depan sebelah kanan hingga menyebabkan hangus.

Pihak Labfor Mabes Polri Cabang Surabaya dan tim Jatanras Polda Jatim juga telah melakukan olah TKP di rumah yang ada di Dusun Kauman Desa/Kecamatan Peterongan tersebut.

Reporter Agung Pamungkas
Editor Achmad Saichu