Ternyata Ini Pemenang Lomba Lelang Bandeng 2019

Share this :

Sidoarjo, koranmemo.com – Dinas Perikanan Kabupaten Sidoarjo menyelenggarakan lomba timbang Bandeng Kawak. Acara tahunan ini melibatkan 7 petani ikan (petambak, red) yang berada di Sidoarjo, Selasa, (12/11/2019).

Ikan Bandeng seberat 7, 66 Kilogram milik Sanaji hasil tambak di wilayah Tegalsari, Jabon, Sidoarjo menjadi paling berat diantara 6 peserta lainnya.”Ikan Bandeng Kawak milik Sanaji dengan berat 7,66 Kilogram, panjang 85,5 centimeter, dan lebar 22 centimeter menjadi pemenang,” ucap Bupati Sidoarjo Saiful Illah dalam acara lomba timbang ikan Bandeng Kawak tahun 2019 di halaman Dinas Perikanan, Selasa (12/11/2019) sore.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah mengatakan, kegiatan timbang Bandeng Kawak merupakan kegiatan dalam rangkaian acara lelang Bandeng Kawak tahun 2019 dan memperingati hari Maulud Nabi Muhammad.

Abah Ipul, sapaannya, menjelaskan lebih jauh, dari hasil pelelangan Ikan Bandeng Kawak nanti, dananya akan diperuntukan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dan keagamaan di Kabupaten Sidoarjo.

Dia berharap, kegiatan ini akan terus diabadikan. Sehingga para petambak di kota Delta ini semakin termotivasi. “Semoga icon ikan Bandeng di Sidoarjo ini terus dilestarikan, tambahnya.

Selain itu, Bupati Sidoarjo dua periode ini menginginkan petambak yang ada di Sidoarjo untuk terus meningkatkan mutu atau kualitas dari ikan Bandeng.

“Sidoarjo merupakan salah satu sentra penghasil ikan Bandeng yang besar, sehingga perlunya potensi ini semakin digali agar pendapatan petambak bisa meningkat jika terus digalakkan,” tambahnya.

Dia juga berharap, kedepan, tidak hanya ikan Bandeng, Udang dan budidaya hayati lainnya bisa menjadi salah satu primadona.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Plt. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sidoarjo, Bahruni Aryawan mengatakan, survey mutu 7 ikan Bandeng yang mengikuti lelang sangat ketat. Menurutnya, jenis ikan Bandeng di Kab. Sidoarjo memiliki ciri yang khas yakni berbibir merah, punggung ikan yang hitam dan tidak bau tanah jika dikonsumsi.

“Panitia telah memutuskan 7 peserta yang memenuhi syarat sesuai dengan kriteria penilaian yang ditetapkan, yakni Bandeng asli Sidoarjo, tidak cacat fisik dan melalui proses karantina panitia paling lambat jam 19.00 WIB kemarin malam,” bebernya.

Reporter Yudi Ardian

Editor Achmad Saichu