Terlibat Peredaran Narkoba, Pelajar di Nganjuk Diamankan

Share this :

Nganjuk, koranmemo.com – Dua terduga pengedar obat keras berbahaya (okerbaya) jenis pil dobel L diamankan Tim Rajawali 19 Satresnarkoba Polres Nganjuk. Mirisnya lagi, satu tersangka merupakan pelajar.

Keduanya adalah, Na (17) pelajar SMP warga Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk, dan TS (24) pedagang asal RT 02/RW 02 Dusun Jarakan Desa Sidoharjo Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk.

Na ditangkap pada Senin, 5 Oktober 2020 sekitar pukul 20.30 WIB di rumah kontrakan Dusun Kandangan Desa Kedungrejo Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk.

Sedangkan TS diringkus pada Selasa, 6 Oktober 2020 sekitar pukul 01.00 WIB di dalam warung Dusun Jarakan Desa Sidoharjo Kecamatan Tanjunganom. “Keduanya adalah satu jaringan. Salah satunya masih berstatus pelajar,” ujar Iptu Rony Yunimantara Kasubbag Humas Polres Nganjuk, Selasa (6/10).

Barang bukti yang disita dari Na, kata Rony, 1 plastik berisi 27 butir pil dobel L, selembar gerenjeng rokok berisi 8 butir pil dobel L, dan sebuah ponsel

Sedangkan barang bukti yang disita dari TS antara lain, 1 plastik berisi 33 butir pil dobel L, 5 plastik berisi pil dobel L masing-masing 100 butir, bekas bungkus rokok, sebuah plastik kresek warna hitam, dan sebuah ponsel.

Dijelaskan, kepada petugas, Na mengaku dapat pil dobel L dari TS. Kemudian petugas bergerak mencari keberadaan TS, dan dapat diringkus. “Kasus mesih dalam pengembangan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasat Resnarkoba Polres Nganjuk Iptu Pujo Santoso mengatakan, keduanya langsung dibawa ke Unit Idik II Satresnarkoba Polres Nganjuk untuk proses penyidikan lebih lanjut.

“Karena Na masih di bawah umur, maka tidak kami tahan namun proses hukum tetap berlanjut. Menurut keterangan TS, pil didapat dari wilayah Nganjuk, yang saat ini masih kami kembangkan kasusnya,” tukasnya.

Reporter : Muji Hartono
Editor : Della Cahaya