Terkait Penundaan Kompetisi, Presiden Persik Kediri: Klub Sangat Dirugikan

Share this :

Kediri,Koranmemo.com – Setelah Federasi Sepakbola Indonesia melakukan penundaan Liga 1 dan Liga 2, Persik Kediri menyikapi serius apa yang telah diumumkan Ketum PSSI Mochamad Iriawan melalui kanal Youtube Kemenpora secara live, Selasa (29/9) siang. Dengan penundaan selama 1 bulan tersebut, membuat manajemen kecewa dengan ketidakjelasan status Liga 1.

Seperti diketahui, sesuai jadwal yang sudah dirilis PT Liga Indonesia Baru (LIB), skuad Macan Putih akan menghadapi tuan rumah PS Sleman, Kamis lusa (1/10). Karenanya, dengan penundaan tersebut, keberangkatan tim ke Jogjakarta yang diagendakan siang ini harus dibatalkan.

Presiden Persik Kediri Abdul Hakim Bafagih mengungkapkan, klub sangat dirugikan dengan penundaan kompetisi. Karena merusak total perencanaan keuangan yang telah ditata. “Sekarang harus ditata ulang lagi setelah ada penundaan. Tentunya dalam hal ini PSSI dan PT LIB ikut bertanggung jawab. Kalau ke depan seperti ini terus, semua klub bisa bangkrut,” tandas Hakim.

Ditambahkan, kerugian lain yang dialami klub berkaitan dengan sponsorship. Pasalnya, ada dua sponsor besar yang batal merapat karena penundaan kompetisi. “Ini jelas merugikan kami di klub,” katanya.

Selain berakibat pada kerugian tim, penundaan tersebut juga bakal mengganggu mental pemain. Untuk sementara, manajemen akan berkoordinasi dengan tim pelatih soal program latihan yang diberikan kepada pemain dalam waktu dekat.

Untuk langkah selanjutnya, Hakim mengatakan, klub masih menunggu keputusan PSSI lewat surat resmi. Apakah menunda liga atau membatalkan kompetisi musim ini. “Kami akan bersikap setelah ada keputusan resmi dari PSSI,” tegasnya.

Reporter : Dhita Septiadarma

Editor : Achmad Saichu