Terdakwa Hanya Dituntut 7 Bulan

Share this :

Sidang Pembobolan Brankas Polres

Kediri, Memo – Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Kediri kembali mengelar persidangan dengan tersangka Bripka Benny Darmawan. Kali ini, anggota Polres Kediri yang merupakan terdakwa kasus pencurian dengan pemberatan ini menjalani sidang dengan agenda pembacaan tuntutan. Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Benny dengan hukuman pidana penjara selama tujuh bulan.

Benny sedang menjalani proses sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Kediri, Rabu (11/5) kemarin. (amid/memo)
Benny sedang menjalani proses sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Kediri, Rabu (11/5) kemarin. (amid/memo)

“Terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Oleh sebab itu terdakwa dituntut dengan pidana penjara selama tujuh bulan,” terang JPU Yusuf Kurniawan usai menjalani persidangan kemarin siang.

Tuntutan tersebut dibacakan Yusuf dalam persidangan di PN Kabupaten Kediri. Dihadapan majelis hakim yang diketuai Erwin Djong, jaksa menuntut agar Bripka Benny dijatuhi hukuman pidana penjara selama tujuh bulan.

Yusuf mengungkapkan, sebelum merumuskan tuntutan, jaksa mempertimbangkan hal yang memberatkan dan meringankan. Adapun hal yang memberatkan adalah terdakwa merupakan anggota kepolisian yang seharusnya mengayomi dan memberikan rasa aman.

Sementara hal yang meringankan adalah terdakwa sopan selama persidangan. Selain itu, Benny juga mengaku menyesal dan belum pernah menjalani hukuman. JPU juga mempertimbangkan status Benny sebagai tulang punggung keluarga sebagai hal meringankan.

“Terdakwa juga telah mengembalikan semua uang hasil curiannya dan dia telah mendapatkan hukuman dari instansi tempat dia bertugas,” tegas Yusuf.

Usai pembacaan tuntutan, majelis hakim memberikan kesempatan kepada Benny untuk melakukan pembelaan. Majelis memberikan pilihan apakah Benny akan melakukan pembelaan secara lisan atau secara tulis. Kesempatan tersebut dimanfaatkan Benny untuk mengungkapkan rasa penyesalannya.

“Saya minta maaf yang mulia,” ungkapnya singkat dalam ruang sidang yang terbuka untuk umum itu. Majelis hakim kemudian menutup sidang tersebut dan akan melanjutkan persidangan minggu depan dengan agenda pembacaan putusan. (ram)

Follow Untuk Berita Up to Date