Tepergok Nyolong, Residivis Asimilasi Asal Jombang  Bonyok Dihajar Massa

Kediri, koranmemo.com – Mohamad Arif (22) residivis asimilasi warga Dusun Ngemplak Desa Pagerwojo Kecamatan Perak Kabupaten Jombang, Sabtu, (30/5) petang dihajar massa di Desa Runginsari Kandat. Ini terjadi setelah, pelaku tepergok nyolong dompet milik Budi Santoso, warga Dusun Pule Selatan Desa Pule Kecamatan Kandat dan pura- pura beli di toko korban.

Kapolsek Kandat AKP MS Yusuf, SH melalui Kasi Humas Bripka Sugianto menyampaikan pelaku  merupakan residivis dan baru saja keluar dari lapas Nganjuk. Saat ini pelaku masih diperiksa di Polsek Kandat untuk dikembangkan. ” Sudah kita amankan dan diperiksa petugas,” katanya.

Peristiwa berawal saat pelaku datang ke toko korban dengan mengendarai sepeda motor dan menyaru sebagai pembeli. Karena saat itu kondisi toko sepi,  pelaku masuk ke area toko dan mengambil dompet yang berada di atas etalase.

Saat pelaku beraksi inilah, diketahui korban. Begitu ketahuan pelaku berusaha kabur, namun korban terus mengejar sambil berteriak maling. Karena takut, pelaku membuang dompet di sekitar toko.

Pelaku yang melarikan diri dikejar korban sambil teriak maling mengundang perhatian warga dan ikut mengejar pelaku hingga pelaku tertangkap di Desa Ringinsari Kandat. Warga yang habis kesabaranya langsung menghajarnya hingga bonyok.

Beruntung petugas Polsek Kandat segera datang ke TKP dan menyelamatkan nyawa pelaku dari amukan massa yang lebih parah

Pelaku segera digelandang ke Polsek Kandat untuk menjalani pemeriksaan. Di depan petugas yang memeriksanya, pelaku mengakui perbuatanya  dan baru saja nyolong dompet di Kepung. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya pelaku mendekam di tahanan Polsek Kandat.

  “Saat ini kita koordinasi dengan Polsek Kepung untuk kasus pemcurian di wilayah Kepung. Pelaku kita jerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman diatas 7 tahun,” ujarnya.

Reporter Bakti Wijayanto

Editor Achmad Saichu