Tepergok Curi Satu Boks Mata Bor Ditangkap Warga

Share this :

Jombang, koranmemo.com – Su (51), warga RT 02/ RW 05 Desa Karang Kembang Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan, harus meringkuk ditahanan Polsek Mojoagung, Senin (13/5) sekitar pukul 10.00 WIB.

Ini setelah Su gagal melarikan diri usai mencuri satu box mata bor dari toko bangunan Dahlia yang ada di Dusun/Desa Gambirang Kecamatan Mojoagung. Sedangkan dua teman Su yang merupakan satu komplootan saat beraksi, berhasil melarikan diri.

“Petugas mengamanan barang bukti satu box plastik berisi sekitar 1000 mata bor merk Nachi beragam ukuran serta satu unit sepeda motor Honda Vario warna putih hitam, nopol L 6049 GL yang merupakan sarana aksi. Dalam kasus ini korban merugi sekitar Rp 5,5 juta,” kata Kasubbag Humas Polres Jombang AKP Hariyono kepada wartawan, Selasa (14/5) siang.

Hariyono menjelaskan, aksi pencurian di toko bangunan milik Andhika (26), bermula dari kedatangan tiga orang pria tak dikenal, yang berpura-pura akan membeli Keni. Namun, saat berada di dalam toko, satu orang diantaranya sudah menunjukkan gelagat mencurigakan.

Ditambah lagi usai korban mengambil Keni, korban mendapati satu box mata bor merek Nachi di dalam etalase sudah tidak ada. Spontan, korban meminta para pelaku tidak pergi dari toko. Kemudian korban menggeledah jaket yang dipakai oleh salah satu pelaku.

“Nah dari penggeledahan, terbukti jika mata bor sudah berada di saku jaket salah satu pelaku,” papar Hariyono.

Sayangnya saat korban lengah, tiga orang yang ternyata komplotan pencuri ini berusaha melarikan diri sambil membuang mata bor hasil curian. Karuan saja korban berteriak minta tolong hingga akhirnya satu pelaku yang belakangan diketahui berinisial Su, dapat ditangkap berkat bantuan warga sekitar.

Selanjutnya, korban menghubungi pihak Polsek Mojoagung untuk melaporkan kejadian yang baru menimpanya, sekaligus untuk menyerahkan pelaku yang dapat tertangkap.

“Aparat masih menggali keterangan tentang identitas dua pelaku yang berhasil kabur. Su sendiri diancam dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan,” pungkas Hariyono.

Reporter Agung Pamungkas

Editor Achmad Saichu