Sebanyak 21 Tenaga Kesehatan RSUD Ngudi Waluyo Positif Corona

Share this :

Blitar, koranmemo.com – Sebanyak 21 tenaga kesehatan di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi terkonfirmasi positif covid-19. Hal ini diketahui setelah pihak rumah sakit melakukan swab terhadap 65 tenaga kesehatan di RSUD Ngudi Waluyo. Diduga, mereka terpapar dari komunitas gowes yang mereka ikuti.

Dirut RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Endah Woro Utami mengungkapkan, awalnya pihak rumah sakit melakukan tracing terhadap empat dokter IGD yang terpapar covid-19. Meski mereka sudah dilakukan isolasi, pihaknya tetap melalukan tes swab untuk memutus rantai penyebaran covid-19.

“Rumah sakit ini kan tempat paling rawan terhadap penyebaran covid-19. Awalnya ada empat dokter IGD yang juga positif,” ungkap Woro, Rabu (22/7)

Selain 4 dokter IGD yang hasil tes swabnya positif, juga ada satu perawat di instalasi bedah sentral yang juga positif. Selain itu ada satu tenaga administrasi dan satu perawat di ruang isolasi. Jadi, total ada 7 nakes yang positif covid-19 dari tes swab tahap awal.

Mengetahui ada satu perawat di instalasi bedah yang positif, pihak rumah sakit langsung melakukan tindakan cepat. Pihak rumah sakit melakukan swab terhadap semua tim bedah. Hasilnya dari 65 orang ada 14 tim bedah yang positif covid-19.

Baca juga: Selama Dua Hari RSUD Ngudi Waluyo Lockdown Instalasi Bedah

“Kita langsung melakukan isolasi terhadap nakes yang positif,” ungkap Woro.

Woro menegaskan, tracing internal masih terus berlanjut untuk memastikan tidak ada lagi nakes pembawa virus corona dari komunitas gowes itu.

Untuk mencegah penyebaran corona, Woro menerbitkan beberapa peraturan baru di lingkup rumah sakit. Di antaranya melarang makan bersama dan semua ruangan selain ruang rawat pasien, harus mematikan AC.

Reporter: Nuramid Hasjim
Editor: Della Cahaya