Temukan Situs Kerajaan Majapahit

Share this :

Sidoarjo, koranmemo.com – Lagi, situs atau artefak ditemukan di Sidoarjo. Bangunan kali ini diduga peninggalan pada era Kerajaan Majapahit (alas trik).

Situs kali pertama ditemukan Paiman (75) warga RT 06/RW 03 Dusun Kedung Klinter Desa Kedung Bocok Kecamatan Tarik, saat menggali tanah untuk menanam singkong, Sabtu, (3/2/2018) sekitar pukul 15.00 WIB.

Pada kedalaman sekitar 50 centimeter, cangkulnya menyentuh sebuah tumpukan batu bata. Setelah diperhatikan baik-baik, batu bata tersebut nampak berbeda dari umumnya karena bentuk dan ukurannya.

“Setelah saya menggali beberapa kali, alat keduk saya menyentuh tumpukan batu bata. Bentuknya tidak seperti batu bata pada umumnya,” kata Paiman, Rabu (7/2/2018).

Temuan Pariman ini juga diikuti beberapa temuan yang lain, yakni bangunan berbentuk memanjang sekitar 21 meter yang tersusun dari lima batu bata. Ukuran batu bata sendiri sekiatr 30×20 centi meter yang memiliki tebal 10 centimeter.

Dia akhirnya berinisiatif untuk menghubungi kepala desa setempat, Mohammad Ali Ridho. Oleh pihak desa, temuan itu diinformasikan kepada penggiat sejarah Satrio Puser Majapahit (SPM) dan Penggiat Sejarah dan Budaya (PSB) Kabupaten Sidoarjo.

“Sejak awal kami memang berencana mendirikan museum kecil-kecilan di Kecamatan Tarik. Setelah kami berkordinasi dengan komunitas penggiat sejarah khususnya penggiat di daerah sini, langsung dilakukan penggalian bersama pemuda dan warga setempat,” ucap Kepala Desa Kedung Bocok, Mohammad Ali Ridho.

Ridho juga berharap ada dukungan dari pemerintah dalam menjaga situs ini agar Desa Kedung Bocok bisa menjadi icon Kecamatan Tarik.

“Harapannya dengan temuan ini, desa kami terangkat namanya, syukur-syukur mendapat dukungan dari pemerintah untuk menjadi icon Kecamatan Tarik,” imbuhnya berharap.

Reporter : Yudhi Ardian

Editor      : Muji Hartono

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.