Temukan Fragmen Miniatur Candi Gedog di Depan Rumah Warga

Blitar, koranmemo.com – Selain meneliti temuan arca menyerupai Kepala Kala di Kelurahan Gedog Kecamatan Sananwetan Kota Blitar. Tim Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur juga meneliti benda purbakala berupa fragmen minatur candi, yang diduga terkait situs Candi Gedog.

Camat Sananwetan, Heru Eko Pramono mengatakan, setelah ditemukan Arca menyerupai Kepala Kala warga juga menemukan batu tidak jauh dari tempat penemuan Arca pertama. Batu tersebut dengan bentuk agak melingkar dengan ukuran panjang sekitar 70 cm dan tinggi 50 cm ini ditemukan di depan rumah warga. Jarak antara penemuan pertama sekitar 200 meter.”Kemarin setelah dilihat oleh tim BPCB Trowulan, oleh warga langsung dibongkar dari tempat asalnya dan dipindahkan ke bawah beringin. Lokasinya berjarak sekitar 200 meter dari lokasi situs gedog, di sebelah timur dan berada di pinggir aliran sungai, berada di depan rumah warga,” ujarnya, Kamis (5/9).

Sementara itu, Arkeolog BPCB, Wicaksono Dwi Nugroho mengatakan, juga meneliti temuan benda purbakala berupa fragmen miniatur candi. Pihaknya menduga masih ada kaitannya dengan situs Candi Gedog. “Kami juga memeriksa benda yang berada di timur situs. Wujudnya berupa fragmen miniatur candi,” ujarnya.

Wicaksono menambahkan,  benda  yang berada agak jauh dari situs candi gedog, diduga dipindah. Namun perlu kajian lebih mendalam atas dugaan ini. Fragmen miniatur candi ini, berada di depan halaman rumah warga Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

“Menurut keterangan sudah lama dipindahnya. Diduga ada keterkaitan dengan situs gedog, tapi ya perlu kajian yang lebih mendalam lagi besok saat kegiatan ekskavasi,” imbuh Wicaksono.

Disinggung proses ekskavasi oleh tim BPCB Jawa Timur, Wicaksono mengatakan masih belum diketahui pasti waktunya. Namun diperkirakan bulan depan akan dimulai proses ekskavasi tahap awal. “Mungkin bulan Oktober, akan dilakukan proses ekskavasi situs candi gedog,” tandasnya.

Seperti diketahui, tim BPCB Jawa Timur, Rabu (5/9) kemarin melakukan observasi dan pengukuran koordinat di lokasi situs gedog, menyusul ditemukan arca kala di area situs gedog. Benda purbakala dari batu andesit ini, ditemukan pertama kali oleh petani setempat, Toiran (59) saat menggarap sawah.

Reporter Zayyin Multazam Sukri

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date