Temukan Fosil Kaki Gajah dan Tanduk Banteng Berusia 500 Ribu Tahun

Nganjuk, koranmemo.com – Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga dan Kebudayaan (Disparporabud) Kabupaten menemukan fosil kaki gajah dan pucuk tanduk banteng di Hutan Tritik, Desa Tritik, Kecamatan Rejoso, Kamis (1/10). Fosil tersebut ditemukan langsung oleh Amin Fuadi Kasi Museum dan Kepurbakalaan (Disparporabud) Nganjuk saat dia bersama tim melakukan evaluasi temuan di Hutan Tritik.

Menurut pengakuan Amin, setelah kemarin diteliti oleh Sangiran, fosil diperkirakan berusia 500.000 – 800.000 tahun. Dan penemuan fosil tersebut masih terus dikembangkan.

Mengingat, potensi Hutan Tritik itu sendiri masih banyak menyimpan peninggalah jaman purbakala karena diduga kawasan Hutan Tritik termasuk kawasan gunung purba. “Di bawah tanah masih banyak sekali hewan purba,” kata Amin.

Baca Juga: Ekskavasi Candi Gedog Dilanjut untuk Temukan Pusat Candi

Penemuan kemarin termasuk 12 jenis hewan yang sudah ditemukan sejak masa ekskavasi di wilayah Hutan Tritik sejak tiga tahun yang lalu. Namun, hampir semua fosil yang ditemukan tidak dalam keadaan fisik yang baik.

Amin menjelaskan, keadaan fosil yang seperti itu disebabkan oleh keadaan tanah yang labil dan mudah bergerak. Alhasil, kebanyakan fosil yang ditemukan hanya berupa fragmen atau hanya pecahan-pecahan fosil. “Jadi selama ini kami belum pernah menemukan fosil dengan utuh,” jelas Kasi Sejarah tersebut.

Baca Juga: Sering Terdengar Suara Orang Menangis di Situs Batu Menhir Lereng Gunung Pandan

Selanjutnya, penemuan kaki dan tanduk ini akan dibawa ke Museum Anjuk Ladang untuk kemudian dilindungi dan diteliti lebih lanjut untuk menenutkan jenis fosil.

Reporter: Inna Dewi Fatimah

Editor: Della Cahaya