Bawaslu Kabupaten Kediri Temukan 2.036 Pelanggaran Pemasangan APK

Kediri, koranmemo.com – Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Kediri, bersama dengan berbagai pihak terkait membersihkan 2.036 alat peraga kampanye (APK) yang melanggar, Rabu (7/10). APk tersebut dipasang di tempat yang tidak seharusnya seperti di pohon, tiang listrik dan fasilitas umum.

“Kami melakukan pembersihan APK di sejumlah lokasi yang dilarang dipasang APK karena melanggar aturan sebagaimana yang telah diatur di PKPU,” ungkap Sukari komisioner Bawaslu Kabupaten Kediri.

Bawaslu bersama dengan Satuan Polisi Pamong Praja dan Panwascam membersihkan APK melanggar aturan tersebut. Bawaslu melakukan pembersihan APK di lokasi yang tidak boleh dipasang APK seperti pohon dan jalan protokol.

Bawaslu setempat sebelumnya telah menyampaikan himbauan secara tertulis kepada seluruh partai politik peserta Pilbup Kabupaten Kediri. Tim sukses diminta agar mereka tidak memasang APK di sejumlah lokasi yang dilarang.

Baca Juga: Pascapenetapan, Ratusan Pelanggaran Pemasangan APK Ditertibkan

Pihak bawaslu melalui KPU sudah menyampaikan himbauan tersebut agar tim sukses membersihkan APK yang melanggar. Namun imbauan tersebut tidak digubris, dan petugas Bawaslu Kabupaten Kediri masih menemukan banyak APK yang melanggar.

Ia menyatakan, pembersihan APK yang melanggar aturan di wilayah ini merupakan tindakan terakhir yang dilakukan oleh Bawaslu setempat. Dari hasil pengawasan Bawaslu terdapat 2.036 AKP yang melanggar peraturan.

Baca Juga: Jelang Kampanye, Bawaslu Kabupaten Blitar Bersih-Bersih Pelanggaran Pemasangan APK

“Sebanyak 2.036 ini tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Kediri. Untuk saat ini kita konsentrasi pada pelanggaran penempatan seperti dipaku di pohon dan jalan protokol,” ungkap Sukari.

Reporter: Nuramid Hasjim
Editor: Della Cahaya