Temuan Fosil Purba di Hutan Tritik Nganjuk, Begini Wujudnya

Share this :

Nganjuk, koranmemo.com – Sejumlah benda peninggalan purba selama ini banyak ditemukan di Hutan Tritik Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk. Baru-baru ini fosil binatang purba kembali ditemukan di wilayah lereng Pegunungan Kendeng utara itu.

Susilo, petugas Perhutani Kabupaten Nganjuk, Sabtu (8/8) lalu, menemukan beberapa jenis fosil binatang laut dan darat, yakni kerang laut, bagian tubuh gajah, tanduk banteng, gigi gajah, serta fosil purba lainnya. Benda-benda tersebut ditemukan secara tidak sengaja di sebuah sungai tua yang berada di tengah hutan jati.  “Berada dalam satu lokasi, satu dengan yang lain saling berdekatan,” ungkapnya.

Menurut penuturan Susilo, penemuan bermula ketika ia melihat benda mengkilat. Ia tidak menyangka jika ternyata benda itu merupakan kerang laut purba. “Bentuknya aneh dibanding kerang-kerang pada umumnya,” katanya.

Fosil yang baru ditemukan itu bentuknya pipih, mengkilat, di tengahnya terdapat tanda bulat berwarna kuning keemasan, serta di bagian bawah terdapat tanda mirip huruf “V”. Tidak jauh dari lokasi penemuan kerang laut, Susilo juga menemukan fosil gigi gakah, bagian tulang gajah, tanduk Bofide, dan beberapa fosil jenis lain.

Akan tetapi fosil yang baru ditemukan tersebut tidak langsung dibawa pulang, melainkan disembunyikan di tempat yang berada di tengah hutan. Selanjutnya, baru dilaporkan ke bidang sejarah, museum dan kepurbakalaan Disparporabud Nganjuk, untuk ditindaklanjuti.

Amin Fuadi, Kasi Sejarah, Museum, dan Kepurbakalaan Disparporabud Nganjuk mengungkapkan, pihaknya langsung melakukan verifikasi ke lapangan begitu menerima laporan adanya penemuan fosil binatang purba. Menurutnya, benda cagar budaya berupa fosil mirip kerang laut adalah jenis Placuna Ephippium, yakni jenis kerang dari kelas Bivalvia berumur jutaan tahun silam.

“Fosil binatang purba yang lain berupa bagian tulang gajah, gigi gajah, tanduk Bofide, dan bagian panggul gajah,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (12/8).

Amin menyampaikan, hasil temuan fosil yang baru diverifikasi, disimpan di Museum Anjuk Ladang guna dilakukan kajian ilmiah lebih lanjut. Sejumlah fosil yang ditemukan di Hutan Tritik bisa dilihat di Museum Anjuk Ladang.

Reporter Andik Sukaca

Editor Achmad Saichu