Tempat Penggergajian Kayu Ludes Terbakar

Trenggalek, koranmemo.com – Tempat penggergajian kayu yang berada di RT 11/RW 05 Desa Pucanganak milik Hadi Sumanto (42) Kades setempat warga RT 18/RW 08 Dusun Sumbermadu Desa Pucanganak Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek ludes dilalap Si Jago Merah, Selasa (3/10) sekitar pukul 01.00 WIB.

Penyebab terjadinya kebakaran, diduga konsleting listrik yang kemudian menyulut dan membakar tumpukan kayu di lokasi penggergajian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian yang dialami korban di tafsirkan mencapai Rp 80 juta.

Kapolres Trenggalek AKBP Donny Adityawarman melalui Kasubag Humas Iptu Supadi saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Kebakaran itu  terjadi diduga berasal dari konsleting listrik, kemudian percikan api konsleting menyambar tumpukan kayu kering yang tak jauh dari lokasi konsleting.

“ Benar terjadi kebakaran, kali ini tempat penggergajian milik pengusaha sekaligus Kepala Desa Pucanganak. Api diduga dari konsleting listrik dan menyambar tupukan kayu kering didekatnya yang kemudian membakar tempat tersebut,” terang Iptu Supadi.

Diungkapkan, kejadian kebakaran tersebut pertama kali diketahui oleh Sumari (51) Sekertaris Desa Pucanganak  warga RT 07/RW 03 alamat setempat. Pada saat itu, dia baru pulang dari warung kopi di dekat puskesmas Pucanganak.

Begitu sampai di tikungan jalan tak jauh dari TKP melihat ada kobaran api. Kemudian saksi (Sumari) memberitahu saksi lain yakni Boniran (75) warga RT 11/RW 05 desa setempat yang saat itu sedang berada di depan rumahnya. Selanjutnya kedua orang tersebut mengecek lokasi kebakaran.

Setelah dicek, ternyata sumber api berasal dari rumah tempat penggergajian kayu milik Kades Hadi Sumanto. Mengetahui kejadian itu, keduanya segera menghubungi korban dan berupaya memadamkan api bersama warga masyarakat secara manual akan tetapi tidak berhasil.

Sekitar pukul 02.00 WIB, kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Tugu. Petugas mendapat laporan dengan cepat mendatangi lokasi kejadian dan menghubungi tim pemadam kebakaran Pemkab Trenggalek dan api berhasil dipadamkan beberapa jam kemudian.

Barang berharga yang ludes terbakar, berupa satu mesin gergaji, mesin diesel gergaji, bangunan tempat penggergajian kayu ukuran 6×8 meter, potongan papan kayu dari jenis dan ukuran campuran sekitar 5 kubik hingga total kerugian ditafsirkan mencapai Rp 80 juta.

“ Dugaan sementara kebakaran terjadi penyebab konsleting listrik. Untuk saat ini kasus sudah ditangani Polres Trenggalek,”pungkas Iptu Supadi.

Reporter: Suparni PB

Editor: Achmad Saichu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.