Tebu Terbakar, Rugi Ratusan Juta

Kediri,Koran Memo – Lahan tebu yang berlokasi di area persawahan Kelurahan Banaran RT 19 RW 07 Kecamatan Pesantren Kota Kediri, Selasa (6/10) sore, terbakar. Kebakaran bermula dari lahan bekas tebangan tebu yang terbakar. Api menjalar dengan cepat sehingga enam orang penebang tebu yang masih berada di lokasi kesulitan melakukan upaya pemadaman.

Informasi yang dihimpun Koran Memo, saat itu, Khadaryanto (53) warga Kelurahan Banaran Kecamatan Pesantren Kota Kediri, melihat para penebang tebu di sawahnya. Kemudian pelapor menuju ke warung dengan maksud membeli minum untuk para penebang.

Sekitar 15 menit kemudian, pelapor kembali ke sawah dan melihat lahan kosong bekas tebangan tebu milik Jono sudah terbakar. Api menjalar dengan cepat ke persawahan tebu di sekitarnya. Enam orang penebang tebu yang berada di lokasi mencoba memadamkan api dengan cara manual, namun tidak berhasil.

Angin yang cukup kencang membuat kobaran api makin membesar. Beberapa saat kemudian petugas pemadam kebakaran sampai di lokasi kebakaran untuk melakukan pemadaman. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.30 WIB.

Lahan tebu yang terbakar antara lain, persawahan milik elapor seluas 500 Ru,  persawahan milik Bakri seluas 100 Ru dan persawahan milik Hariyono seluas 2000 RU. Total kerugian akibat kebakaran lahan tebu tersebut ditafsir mencapai Rp 150 juta. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Mapolres Kediri Kota dengan barang bukti berupa batang tebu yang terbakar.

“Kami sudah menerima laporan terkait kebakaran lahan tebu. Dan saat ini penyebab kebakaran sedang dalam proses penyelidikan,” ungkap Kasubbag Humas Polres Kediri Kota, AKP Anwar Iskandar. (and)

Follow Untuk Berita Up to Date