Tawarkan Gadis di Bawah Umur, Mucikari Prostitusi Online di Madiun Ditangkap

Share this :

Madiun, koranmemo.com РPolisi menangkap satu mucikari yang terlibat dalam prostitusi online di wilayah Kabupaten Madiun. Pelaku memperdagangkan satu anak di bawah umur.

Pelaku berinisial ISM (34) janda tiga anak warga Desa Sumberejo, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun.
“ISM ditangkap pada Sabtu (1/8). Dan kita juga sudah meminta keterangan dua korban berinisial SW atau Cempreng (20) dan Inisial AN atau Nopek (15),” kata Katreskrim Polres Madiun, AKP Aldo Febrianto, Selasa (11/8).

Hasil penyidikan, jelasnya, ISM menjajaki bisnis prostitusi online sudah berlangsung selama enam bulan semenjak adanya pandemi Covid-19.
Dari hasil menawarkan korban ke lelaki hidung belang, janda penjual mainan ini mendapatkan uang sebesar Rp 1.400.000 dengan pembagian Nopek dan Cempreng masing-masing mendapatkan Rp 600.000 dan ISM mendapatkan Rp. 200.000.

“Tersangka menggunakan beberapa aplikasi seperti michat dan whatsapp. Dugaan sementara ISM menawarkan atau mengirimkan foto pornografi nopek dan cempreng kepada lelaki hidung belang,” ujarnya.

Akibat perbuatannya, ISM disangkakan pasal berlapis yakni Pasal 88 Juncto 76 i UURI No 35 tahun 2014 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 10 tahun.

Dan Pasal 45 ayat (1) UURI No 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang No 11 tahun 2018 tentang ITE dengan ancaman hukuman paling lama 6 tahun, Pasal 296 KUHP dengan ancaman hukuman 1 tahun 4 bulan serta Pasal 506 KUHP dengan ancaman hukuman 3 bulan.

Reporter Juremi

Editor Achmad Saichu