Tarif PDAM Resmi Naik 30%

Share this :

Ponorogo,koranmemo.com-Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Kabupaten Ponorogo resmi menaikan tarif 20.000 pelanggannya. Kebijakan kenaikan tarif ini sendiri, setelah Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni, merestui kenaikan tarif yang diajukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Ponorogo itu.

Dalam surat pengajuan PDAM nomor: 690/286/405.02.1.1/2017 terkait penyusaian tarif air minum, tertanggal 15 Agustus lalu. Ipong merestui kenaikan tarif mencapai 30% atau Rp 8.500 per bulan. Penerapan tarif baru ini sendiri mulai diberlakukan pada penggunaan air bulan September.

Direktur Utama (Dirut) PDAM Kabupaten Ponorogo Lardi mengatakan, kenaikan tarif air minum  di Ponorogo terbilang terlambat pasalnya sesuai Peraturan Mentri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor: 23 tahun 2006 tentang penetapan besaran tarif air minum, PDAM harus melakukan evaluasi dan penyusaian tarif setiap 2 tahun sekali.

” Sedangkan kita baru lima tahun, baru disesuaikan tarifnya. Sehingga PDAM Ponorogo stagnan dalam pekembangan dan pelayananya, karena minimnya tarif yang diterapkan,” ujarnya, Kamis (14/9).

Lardi mengungkapkan, kenaikan tarif yang terjadi tidak perlu ditanggapi berlebihan oleh masyarakat. Pasalnya bagi penggunaan air di atas 50 kubik akan mendapat tagihan lebih murah pada tarif yang baru ini. Hal ini dilakukan untuk mensukseskan gerakan cinta air PDAM kepada masyarakat.” Yang pakai 50 kubik ke atas tarifnya lebih murah. Karena kita menggunakan atas pemerataan dalam penyusaian tarif ini,”ungkapnya.

Diharapkan, dengan penerapan taif baru ini PDAM bisa menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2018 hingga Rp 300 juta setiap tahunnya, yang berimbas pada peningkatan mutu pelayanan PDAM pada masyarakat.

Reporter: Zainul Rohman

Editor: Achmad Saichu

Facebook Comments
Follow Us

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz