Tarif Listrik 900 Va Non Subsidi Akan Naik.

Share this :
Jakarta. koranmemo.com – Tarif Listrik 900 VA Non Subsidi akan naik.  Pemerintah akan mencabut subsidi bagi rumah tangga mampu golongan 900 VA. Sementara proses verifikasinya masih terus dilakukan .
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jarman mengatakan, dengan pencabutan subsidi listrik untuk golongan tersebut, maka tarif listrik akan naik setiap dua bulan, sebagai diatur dalam peraturan pemerintah.” Dicabut lagi subsidinya sebagian (Maret), tahap kedua, naiknya 30 persen, Januari naik  30 persen , Maret 30 persen, Juni 30 persen. Jadi, setiap dua bulan,” tuturnya.
Sejak kebijakan pencabutan subsidi bagi  pelanggan 900 VA di awal tahun, Januari hingga Februari 2017, kenaikan tarif listik non subsidi akan naik sebesar 35 persen dari sebelumnya menjadi Rp790 per kWh, atau sebulannya tagihan listrik mencapai rata-rata Rp100 ribu.
Sementara itu, bulan Maret hingga April 2017, kenaikan sebesar 38 persen dari sebelumnya menjadi Rp1.090 per kWh dengan rata-rata tagihan Rp137 ribu per bulan. Sedangkan mulai Mei, atau Juni, akan dinaikkan lagi sebesar 24 persen, atau menjadi Rp1.352 per kWh, artinya tarif listrik per bulan pada bulan itu mencapai Rp170 ribu.
Asumsi ini ditetapkan  PLN, dengan rata-rata konsumsi listrik R-1/900 VA untuk Rumah Tangga Mampu (RTM) per bulan dengan pemakaian rata-rata 126 kWh.
Dari Berbagai Sumber
Editor: Bambang Iswahyudi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.