Tari Pangiket Sinongkel Tampil Atraktif di Festival Karya Tari Jawa Timur 2019

Trenggalek, koranmemo.com – Tari Pangiket Sinongkel tampil atraktif dalam Festival Karya Tari Jawa Timur 2019 yang berlangsung di Taman Budaya Jawa Timur, Kamis (2/5). Tarian yang menyadur cerita sebuah tradisi masyarakat yang berkembang di Desa Prambon Kecamatan Tugu terpilih untuk bersaing dengan 31 kota atau kabupaten di Jawa Timur.

Tari Pangiket Sinongkel merupakan sebuah karya tari yang menggambarkan kesenian tayub yang ada pada ‘ritual’ Sinongkelan. Tayub pada ritual ini dilakukan sesuai dengan struktur ritual Sinongkelan, yaitu Waranggono sebagai objek cerita dan tokoh Prabu Sinongkelan sebagai dalang.

“Hakikat pada ritual ini merupakan penggambaran kehidupan manusia yang terikat pada tiga hal yakni hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan alam sekitar dan hubungan manusia dengan sesamanya,” kata Sunyoto, Plt Kepala Disparbud Kabupaten Trenggalek, melalui Surjono Kabid Kebudayaan saat dikonfirmasi, Jumat (3/5).

Tari ini dipilih sebagai duta atau perwakilan Kabupaten Trenggalek untuk mengikuti festival tari yang diikuti sebanyak 31 kota atau kabupaten di Jawa Timur. Pernak-pernik cerita yang divisualisasikan melalui sebuah tarian dianggap menarik sehingga diyakini mampu menorehkan prestasi.

“Selain itu tarian ini juga tergolong baru, sehingga sekaligus ajang promosi. Belum pernah ditampilkan, produksi masih sekitar satu bulan. Nanti juara satu diambil untuk melenggang ke Jakarta,” imbuhnya.

Ia menyebut akan mengembangkan tarian ini sehingga mampu mendongkrak pesona tari-tarian daerah. Sebab selain dikenal pesona alamnya yang indah, Kabupaten Trenggalek juga dikenal kaya budaya. Selain itu tarian ini rencananya juga akan ditampilkan pada event tahunan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dalam waktu dekat.

“Nanti juga akan kami kembangkan, misal di Desa Prambon saat acara bersih desa atau apa, kita buat gebyar sekaligus ajang promosi. Kita punya banyak sekali tari dan budaya daerah,” pungkasnya.

Penampilan Tari Pangiket Sinongkel yang dimainkan delapan penari dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) sukses membuat takjub. Mereka tampil memukau dan enerjik sehingga membuat penonton terpukau, termasuk Sekretaris Daerah Trenggalek, Joko Irianto yang menyaksikan secara langsung.

“Cukup kompak, menarik dan luar biasa. Mulai gerakan, iringan musik dan kreasinya cukup bagus sehingga pantas bila banyak penonton yang suka. Melihat penampilan anak tadi saya menilai penata tari, musik dan rias berhasil mengemas Sinongkelan sebagai sebuah karya tari cukup indah,”ujar Sekda Trenggalek. (adv/Disparbud Trenggalek)

Reporter Angga Prasetya

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date