Targetkan Satu Ruang Terbuka Hijau di Satu Kelurahan

Kediri, koranmemo.com –¬†Pemerintah Kota Kediri ingin mewujudkan adanya ruang terbuka hijau (RTH) di setiap kelurahan. Hal itu sesuai dengan program kerja Wali Kota Kediri yaitu satu kelurahan satu RTH. Penerintah Kota Kediri melalui Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri menargetkan pembangunan RTH bisa dikerjakan tahun 2021 mendatang.

“Satu kelurahan satu RTH merupakan salah satu program kerja Wali Kota Kediri. Itu menjadi tupoksi kami,” ungkap Kepala Dinas Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri Didik Catur di Kediri.

Pada tahun ini, 2020, DLHKP harusnya mewujudkan delapan RTH di delapan kelurahan dan tahun 2021 menambah tiga RTH. Namun karena adanya bencana Covid-19, rencana tersebut belum terealisasi.

Dirinya berharap rencana pembangunan RTH yang tertunda tersebut bisa diwujudkan tahun depan. Sementara ini, aktivitas yang terkait soal fasilitas publik termasuk taman publik dan RTH ditutup untuk umum untuk mencegah penularan Covid-19.

Baca Juga: DLHKP Kota Kediri Gelar Sosialisasi Jaga Kelestarian Lingkungan Hidup

“Sebelum Covid-19, RTH yang telah dibangun tersebut cukup ramai didatangi oleh anak-anak. Namun, saat ini kita tutup sementara untuk umum. Kami terus melakukan pemeliharaan dan perbaikan, seperti mengecat kursi. Jika nanti dibuka, sudah siap dan lebih bagus,” kata Didik.

Menurut Didik, RTH di setiap kelurahan tidak harus memiliki RTH dengan lokasi yang luas. Hal ini karena ada keterbatasan lahan di Kota Kediri. Terlebih lagi untuk kelurahan yang penduduknya padat sehingga susah untuk mencari ruang sebagai ruang publik.

“Akhirnya kami menyiasati dengan ruang seminimal mungkin tapi tetap punya fungsi untuk ruang publik, khususnya anak-anak. Di tempat itu, anak-anak bisa bermain, belajar, dan orang tua bisa menemani anaknya dengan nyaman,” ungkap Didik.

Baca Juga: Sebanyak 610 Tenaga Kerja di Proyek Padat Karya DLHKP Kota Kediri

Pemkot Kediri meminta agar ada RTH di kelurahan-kelurahan dengan mendesain ruang bermain dan belajar untuk anak-anak. Di tempat tersebut juga menyediakan fasilitas bermain mulai dari perosotan, jungkat-jungkit, dan fasilitas publik lain yang aman. Arena tersebut juga dicat warna-warni sehingga menarik untuk anak-anak.

Hingga 2019, tercatat sudah ada delapan kelurahan yang sudah merealisasikan RTH tersebut yaitu Kelurahan Betet, Burengan, Dandangan, Gayam, Manisrenggo, Mojoroto, Pakelan, dan Sukorame. Selain itu juga menambahkan RTH di depan Lapangan Gajahmada, Kecamatan Pesantren. (ADV/DLHKP)

Reporter Nuramid Hasyim
Editor Achmad Saichu