Target Tangkapan Ikan Menurun

Trenggalek, koranmemo.com – Target tangkapan ikan di Kabupaten Trenggalek menurun. Penurunan target produksi ini dipengaruhi beberapa faktor, salah satunya adalah faktor cuaca yang tidak menentu. Tahun ini produksi hasil tangkapan ikan laut di patok target sebanyak 18.871 ton.

Etik Purnawati, Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Trenggalek mengatakan, penurunan target itu dinilai realistis menyesuaikan kondisi cuaca. “Targetnya memang diturunkan, karena juga melihat kondisi cuaca,” ujarnya saat dikonfirmasi koranmemo.com, Selasa (31/7).Dia menyebut, penurunan target produksi ikan sudah dilakukan sejak 2016 silam. Pada tahun 2016, hasil produksi ikan dalam satu tahun hanya menembus 4.632 ton. Jumlah produksi itu turun jauh jika dibandingkan rata-rata produksi tangkapan ikan laut yang mencapai 25 – 26 ribu ton. “Memang di tahun 2016 kemarin ada badai La Nina itu. Realisasinya hanya sekitar 4.632,98 ton dalam satu tahun,” imbuhnya.

Meskipun target diturunkan, namun realisasi pada tahun 2017 melebihi target. Pada tahun 2017 hasil produksi tangkapan ikan laut di Kabupaten Trenggalek mencapai 18.472 ton. Jumlah itu lebih tinggi dari target sebelumnya yakni 15.683 ton. Jika dikalkulasi realisasi hasil tangkapan melebihi sekitar 3 ribu ton. “Target terus dinaikkan. Misal pada tahun 2019 targetnya sebanyak 20.871,20 ton,” jelasnya.

Sejauh ini, Etik menyebut target hasil tangkapan ikan di tahun ini sudah terealisasi sekitar 9.432 ton. Dengan kondisi seperti yang terjadi saat ini membutuhkan waktu sekitar lima bulan untuk merealisasikan target sebanyak 18.871 ton. “Mudah-mudahan tercapai. Ini sudah realisasi sekitar 50 persen,” kata Etik.

Kondisi serupa tidak hanya terjadi pada tahun 2016. Pada tahun 2010 realisasi hasil tangkapan ikan laut hanya mencapai 7.839 ton. Namun pada tahun 2011 meningkat drastis hingga 41.085 ton. Namun di tahun 2012 sampai 2014 realisasi hasil tangkapan ikan terus merosot. Puncaknya di tahun 2016 yakni hanya 4.632 ton. “Pada tahun 2015 sempat naik sekitar 6 ribu ton dari realisasi tahun 2014 yakni 18.532 ton,” pungkasnya.

Reporter: Angga Prasetya
Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date