Tanggulangi Kemisikinan, Ini Langkah Bappeda Trenggalek 

Share this :

Trenggalek, koranmemo.com-Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Trenggalek menggelar Workshop Penguatan Peran Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPKD) Dan Sosialisasi Penyelenggaraan Mekanisme Pemutakhiran Mandiri (MPM) Data Terpadu Penanganan Fakir Miskin, di Hotel Jaaz Permai Rabu (18/10) dihadiri Kepala OPD terkait, Camat, Kepala Desa dan Tim Pasukan Pink (Tim Gertak).

Kegiatan dibuka langsung oleh Agung Sujatmiko, M, Si Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Trenggalek, dengan narasumber Dr. G. Irwan Suryanto Asisten Ketua Pokja KebijakanTim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan.

Pada sambutannya Agung Sujatmiko mengatakan, Kemiskinan merupakan permasalahan yang mendesak dan memerlukan langkah-langkah penanganan dan pendekatan yang sistematik, terpadu dan menyeluruh. Untuk mendukung penetapan sasaran program penanggulangan kemiskinan perlua adanya gotong royong dari berbagai pihak.

“Upaya penanggulangan kemiskinan membutuhkan langkah-langkah koordinasi secara tanggap dan nyata, melalui wadah lintas pelaku yang dimulai dari sinkronisasi data, perencanaan, kelembagaan, kebijakan, dan anggaran yang berpihak pada masyarakat miskin,” paparnya

Irwan Suryanto menyampaiakan, Sosialisasi Mekanisme Pendaftaran Mandiri (MPM) karena adanya pembaharuan data masyarakat miskin. Melalui MPM ini diharapkan mampu meningkatkan akurasi dan validitas data, sekaligus mendorong partisipasi pemerintah daerah yang lebih optimal. Selain itu melalui mekanisme ini, pemerintah tidak perlu lagi menghabiskan anggaran yang terlalu besar untuk proses pembaharuan data masyarakat miskin yang saat ini dilakukan per tiga tahun.

MPM memberikan akses kepada masyarakat miskin untuk secara proaktif mengajukan permintaan untuk didaftarkan dalam data terpadu sebagai calon sasaran penerima manfaat program perlindungan sosial. Masyarakat miskin juga akan mendapatkan penanganan yang objektif dan tersandarisasi dalam rangka menentukan peringkat kesejahteraan sebagai penerima bantuan

“Melalui Mekanisme Pendaftaran Mandiri (MPM) nantinya masyarakat miskin langsung yang akan melakukan pendaftaran sendiri. Tujuannya agar exclucion error atau kesalahan karena tidak memasukkan rumah tangga miskin yang seharusnya masuk data dapat dieliminir,” ujarnya.

Reporter : Rudi Yuniriyanto

Editor      : Hamzah Abdillah

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.