Tanam Ganja, Tiga Mahasiswa Diamankan Polisi

Malang, koranmemo.com – Polsek Dau mengungkap praktik penanaman ganja di rumah kontrakan di Perumahan Graha Dewata Blok MM No. 23, Desa Landungsari, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Rabu (25/7).

Dari penangkapan yang dilakukan pada Senin (9/7) lalu, Polisi mengamankan tiga mahasiswa di salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Kota Malang beserta sembilan pohon ganja sebagai barang bukti.

Kapolsek Dau, Kompol Endro Sujiat mengatakan, ketiganya adalah FA (22) warga Kecamatan Sukun, Kota Malang, AB (24) warga Kecamatan Pesanggrahan, DKI Jakarta, dan AM (22) asal Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan.

Sebelum dilakukan penangkapan, ada laporan dari warga sekitar rumah kontrakan tersebut yang merasa terganggu dengan aktivitas para mahasiswa tingkat akhir itu.

“Karena mendapat laporan warga, pihak kepolisian langsung mengecek kontrakan itu sekitar pukul 04.30 WIB dan melihat tanaman ganja di sebuah ruangan dapur. Tanaman ganja tersebut ditaruh di ruang tertutup dengan disinari lampu,” ungkapnya.

Tersangka sengaja menanam di dalam dapur agar tanaman ganja tersebut tidak diketahui oleh warga. Tersangka membeli biji dari seseorang berinisial S yang saat ini masih DPO (daftar pencarian orang).

Dari keterangan FA yang sebagai otak penanaman ganja itu mengaku kepada polisi belajar menanam ganja melalui internet dan dipraktikkan. “Pelaku mendapat bibitnya dari Lawang, Kabupaten Malang dan rencananya akan dikonsumsi sendiri jika sudah tumbuh besar daripada membeli,” ujarnya.

Selain sembilan pohon ganja, polisi juga menyita 8 pot, 5 kaca cermin, 1 kipas angin, 4 lampu LED, 1 kabel rool, 1 plastik media tanam dan 1 plastik pupuk NPK. Semuanya itu adalah alat untuk merawat tanaman ganja yang kini berusia enam bulan.

Ketiganya dikenai pasal 111 UU No 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara dan maksimal 20 tahun. “Kami masih selidiki kasus ini termasuk siapa pemasok ganja yang dia dapat itu,” pungkasnya.

Reporter: Yudha Kriswanto

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date