Taman Candi Jadi Tempat Mesum, DLH Enggan Disalahkan

Madiun, koranmemo.com – Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ngawi Dodi Apriliasetia enggan disalahkan Taman Candi Desa Kartoharjo dan ruang terbuka hijau (RTH) di Jalan Ir Soekarno serta Alun-alun Ngawi kerap disalahgunakan dijadikan ajang mesum.

Hal ini disampaikan untuk merespon kejadian di Taman Candi Desa Kartoharjo Kecamatan Ngawi yang dijadikan ajang mesum beberapa waktu lalu. “Karena kami tidak mungkin harus mengawasi keluar masuk setiap orang yang sedang berkunjung kesitu,” ujarnya.

Menurut Dodi, pasca kejadian yang terjadi di Taman Candi Desa Kartoharjo, pihaknya langsung berkirim surat kepada Sapol PP agar melakukan pengawasan maksimal dan memberikan tindakan tegas kepada para pengunjung yang tidak tertib.

Selain itu, pihaknya juga sudah berupaya meminta tambahan penerangan umum untuk menambah 8 titik dan.perbaikan lampu penerangan. Namun, seringkali ditemukan banyak lampu mati akibat dirusak tangan jahil.

Ditambahkan, kasus penyalahgunaan RTH tidak mungkin terjadi jika masing-masing OPD terkait ada koordinasi yang optimal terkait managemen pengelolaan, pemeliharaan dan opetasionalnya. “Karena yang menanggung bukan hanya sayu OPD saja,” terangnya.

Disamping itu, jelasnya, Pemkab Ngawi hingga sejauh ini belum memiliki kepastian OPD mana yang seharusnya memiliki tanggungjawab mengelola ketiga RTH di atas.

“Karena (pengelolaan) masih ada Dinas PUPR dan DLH, itu pun kurang koordinasi,” ungkapnya seraya mendesak secepatnya ada regulasi mengatur pengelolaan ketiga RTH di Ngawi sehingga penyalahgunaan bisa diminimalisir dan tidak terjadi saling lempar tanggungjawab apabila timbul masalah.

Diberitakan sebelumnya minimnya penerangan di Taman Candi Desa Kartoharjo, Kecamatan Ngawi, dijadikan tempat esek- esek waktu malam hari. Hal itu terjadi setelah di dapati ada yang berbuat mesum di Gasebo. Selasa, (27/8) malam.

Sepasang muda mudi melakukan tindakan mesum di Gasebo sekitar pukul 23.00 yang akhirnya ketahuan warga dan dilaporkan ke Satuan Polisi Pamong Praja setempat.

Reporter Juremi/Dika Abdilah

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date