Tak Pakai Masker, Pengendara Motor hingga Tukang Bangunan Kena Sanksi

Share this :

Malang, koranmemo.com – Pemerintah Kota Malang menggelar kampanye penggunaan masker, Kamis (10/9). Dalam kegiatan itu, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang membagi – bagikan masker sekaligus memberikan sanksi pada warga yang tidak bermasker mulai halaman balai kota hingga Stasiun Malang.

Wali Kota Malang, Sutiaji, menuturkan meski penegakan kedisiplinan protokol kesehatan Covid-19 telah diatur melalui Instruksi Presiden (Inpres) No. 6/2020 dan Peraturan Wali Kota (Perwal) No. 30/2020, nyatanya masih ditemui masyarakat yang tak mengenakan masker.

“Di saat kita tidak bersama-sama saling menjaga diri kita dan mengingatkan saudara – saudara kita yang tidak taat kepada protokol kesehatan maka angka penyebaran Covid-19 akan terus menerus bertambah,” ujarnya.

Dalam kampanye tersebut, belasan warga didapati tak mengenakan masker. Mulai pengendara motor hingga tukang bangunan di sepanjang jalan dari Balai Kota Malang hingga Stasiun Kota Malang disanksi karena tak bermasker.

Kebanyakan dari mereka berdalih lupa mengenakan masker.
Mereka di sanksi sosial seperti melafalkan Pancasila, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia, push up, dan memakai kalung bertuliskan ‘Saya Melanggar Tidak Bermasker Jangan Seperti Saya’.

Reporter : Mokhammad Sholeh

Editor : Vrian Triwidodo