Tak Mampu Penuhi Syarat, Balon Bupati dan Wabup Blitar Jalur Perseorangan Mundur

Share this :

Blitar, koranmemo.com – Pemilihan bupati dan wakil bupati Blitar  2020 tanpa calon perseorangan.  Ini setelah Bakal Calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati dari jalur perseorangan Sunyoto dan Dian Sri Mayawati dinyatakan tidak memenuhi syarat oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blitar.

Dari hasil pengawasan Bawaslu Kabupaten Blitar, bacalon jalur perseorangan diketahui telah menyerahkan surat pengunduran diri sebagai bacalon pada  Minggu, 23 Februari  pukul 17.50 kepada KPU. Yang bersangkutan  menyatakan tidak dapat mengajukan proses karena terkendala jumlah dukungan.

  Sebelumnya, tahapan penyerahan dokumen syarat minimum dukungan bagi bakal calon perseorangan telah dimulai  Rabu, 19 Februari 2020, berakhir  Minggu, 23 Februari 2020 pukul 24.00 WIB.

Pengawasan langsung  Bawaslu  Kamis, 20 Februari 2020 Liaison Officer (LO) atau penghubungan bacalon perseorangan berkonsultasi ke KPU Kabupaten Blitar soal jadwal penyerahan dokumen.

 “Pada Jumat (21 Februari 2020), bacawabup  perseorangan juga  konsultasi soal rencana melalui jalur independen.  Nah,  jumlah dukungan kurang dari  persyaratan yakni  70.788 dukungan,” kata Ketua Bawaslu Kabupaten Blitar Abdul Hakam Sholahuddin.

Nah, hingga batas terakhir penyerahan syarat minimum dukungan, bacalon yang sudah memiliki  akun  Sistem Informasi Pencalonan (SILON) belakangan tidak memenuhi persyaratan yang ditentukan. Yakni  788 dukungan atau 7,5 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) Terakhir 943.840.

 “Pada Minggu, 23 Februari 2020  sekitar pukul 17.50  penghubung bacalon perseorangan menyerahkan surat pengunduran diri dari pencalonan. Sehingga dipastikan tidak ada bakal calon dari jalur perseorangan pada pilbup ini,” kata Hakam lagi.

Reporter Abdul Aziz Wahyudi

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date