Tak Mampu Penuhi Kontrak Kinerja, Bupati Trenggalek Minta ASN Mengundurkan Diri

Trenggalek, Koranmemo.com – Evaluasi pelayanan penyelenggara pemerintahan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek. Komitmen ini salah satunya diwujudkan dengan penyampaian kontrak kinerja kepada masyarakat. Kontrak kinerja ini digadang bakal menjadi barometer penilaian kinerja yang bisa diawasi langsung oleh masyarakat. Penerapan ini bakal dilakukan oleh Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin.

Penyampaian kontrak kinerja kepada masyarakat ini nantinya bakal diterapkan secara menyeluruh kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkab Trenggalek. Gebrakan ini bakal dimulai pada sejumlah ASN yang dinyatakan lolos untuk mengisi tujuh jabatan pimpinan tinggi pratama (JPT) Pratama. Saat ini proses lelang jabatan yang diikuti sebanyak 28 ASN masih berlangsung.

Mas Ipin, sapaan akrab Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyebut, bakal mengumumkan langsung komitmen kontrak kinerja pejabat terpilih kepada masyarakat. “Nanti saya umumkan melalui youtube atau media sosial (medsos) pada saat wawancara dengan saya,” ujarnya saat dikonfirmasi usai halalbihalal di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Senin (10/6).

Dengan adanya kontrak kinerja yang bakal disampaikan langsung kepada masyarakat diharapkan dapat memacu komitmen peningkatan pelayanan. Sebab masyarakat akan mengetahui secara langsung mengenai progres kepemimpinan tujuh pejabat yang bakal terpilih. Untuk memastikan itu, Pemkab akan melakukan evaluasi tiap tahunnya sebagai pertimbangan ‘penyegaran’ roda pemerintahan.

“Pejabat definitif tidak bisa diganti selama dua tahun kecuali dengan pelanggaran tertentu. Nah salah satu pelanggarannya nanti (pertimbangan,red) kontrak kinerja itu. Kalau mereka bisa melampaui berarti berhak atas dua tahun itu. Tapi kalau setahun evaluasi dari kontrak kinerja tidak memenuhi, mohon maaf dengan hormat saya minta untuk mengundurkan diri, karena masih banyak (lebih baik,red),” imbuhnya.

Terobosan ini dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan publik. Mas Ipin menilai, dengan penyampaian kontrak kinerja kepada masyarakat akan meningkatkan rasa tanggung jawab dalam peningkatan pelayanan. “Saya tidak ingin hanya saya dengan pejabat bersangkutan yang tahu. Jadi masyarakat biar tahu dan mengamini. Jadi mereka kerja hutangnya juga sama masyarakat,” katanya.

Reporter Angga Prasetya

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date