Tak Khawatir Omzet Turun

Share this :

Kediri, Koran memoMeskipun sudah mulai terdengar rumor kenaikan harga produk kecantikan baik produksi lokal maupun impor di Indonesia, namun di Kota Kediri hal tersebut masih belum terjadi. Hingga Kamis (10/9) kemarin, harga produk kecantikan masih stabil dan belum menunjukkan tanda-tanda adanya perubahan harga. “Sejauh ini semua harga produk kecantikan masih sama seperti bulan lalu. Mungkin belum,” kata Rani, manajer di counter produk kecantikan salah satu pusat perbelanjaan Kota Kediri.

Produk kecantikan-suasana di salah satu counter kosmetik di Kota Kediri
Produk kecantikan-suasana di salah satu counter kosmetik di Kota Kediri

Menurut Rani, kenaikan harga produk kecantikan nantinya bukan hal yang perlu dikhawatirkan. Kebutuhan akan produk kecantikan, khususnya bagi wanita, merupakan kebutuhan yang sama pentingnya dengan kebutuhan pokok. Jadi, meskipun terjadi kenaikan harga, hal tersebut tidak akan berpengaruh bagi penjualan produk kecantikan, apalagi brand yang sudah terkenal, baik itu produk lokal maupun impor. “Yang namanya kosmetik itu cocok-cocokkan. Kalau sudah terlanjur memakai satu kosmetik itu, nggak mungkin pindah – pindah hanya karena harganya naik,” terang Rani yang sudah lebih dari 5 tahun berkecimpung di dunia pemasaran produk kecantikan.

Hal ini dibenarkan oleh Fatimah, salah seorang konsumen produk kecantikan impor. Dia mengatakan sudah menggunakan produk kosmetik tertentu lebih dari 10 tahun dan tidak mungkin ganti karena hanya akan menyebabkan iritasi pada kulitnya. “Kulit itu bagian tubuh yang sangat sensitif. Salah produk sekali saja, kulit bisa rusak. Makanya kalaupun harganya naik, saya nggak mungkin ganti ke yang lebih murah” cerita Fatimah yang kini telah berusia 48 tahun.

Pendapat serupa juga diungkapkan oleh Vivtania, mahasiswi semester 5 salah satu universitas di Kota Kediri. Dia mulai menggunakan kosmetik sejak usianya 17 tahun dan tidak pernah ganti-ganti. “Untungnya kulit saya lebih cocok memakai kosmetik lokal. Jadi kalau misal harganya naik, masih bisa terjangkau kantong mahasiswa,” ujarnya.

Beberapa konsumen lain yang sempat diwawancarai juga mengaku jika harga kosmetik nantinya naik, mau tidak mau mereka akan tetap membelinya karena kebutuhan. “Kosmetik beda dengan LPG 3 kg. Kalau Di satu tempat harganya sekian, dimana-mana pasti juga segitu. Jadi percuma pindah – pindah tempat,” canda Lucy Kurniasari, karyawan di salah satu perusahaan swasta. (c6)