Tahun Ini, Dinkes Lamongan Temukan 14 Penderita Positif HIV AIDS

Share this :

Lamongan, koranmemo.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lamongan hingga bulan Juni 2019 mencatat Penderita HIV (Human Immunodeficiency Virus) di Lamongan mengalami penurunan. Meski belum tercatat hingga akhir tahun, di tri wulan kedua tahun ini hanya 14 orang yang dinyatakan positif.

Jumlah tersebut diakumulasi dari beberapa data yang ada di rumah sakit maupun Puskesmas di Lamongan. Tercatat, penderita dari kelamin laki laki berjumlah 9 orang sedangkan, untuk perempuan sebanyak 5 orang.

Sedangkan untuk anak anak, bumil (ibu hamil) maupun balita kali ini masih belum ditemukan. Hal itu dinilai ada perbedaan dari tahun sebelumnya jika ada beberapa penderita positif HIV menjangkit anak anak maupun balita.

Hal itu bisa terpantau dari data yang ada di Dinas Kesehatan tahun 2018. Penderita dinyatakan positif HIV sejumlah 1014. Dari jumlah itu terdapat laki laki, perempuan, balita, anak anak maupun bumil Dari jumlah total tersebut sekitar 264 penderita dinyatakan meninggal dunia.

Sedangkan, dari temuan 14 penderita di tahun ini dimungkinkan bisa bertambah dalam bulan berikutnya. Meski begitu, pihak Dinas Kesehatan masih tetap melakukan pencarian di semua puskesmas maupun rumah sakit. Tujuannya tak lain untuk memutus rantai penyebaran HIV di Kabupaten Lamongan.

Secara umum, virus mematikan ini tidak bisa dideteksi dengan kasat mata. Sekilas, nampak gestur seseorang seperti baik baik saja. Akan tetapi jika virus ini sudah menyerang daya imun, maka secara drastis berat badan akan menurun drastis dan banyak penyakit lain yang turut menyertai.

“Virus ini masuk kategori menular dengan kontak darah maupun hubungan seks,” jelas Maskun selaku Kasi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Menular Dinkes Kabupaten Lamongan kepada awak media, Selasa (30/7).

Didampingi Kabid P2PM, Bambang kembali Maskun menyebutkan jika pihaknya selain menemukan 14 penderita positif HIV, dia juga mempunyai target estimasi untuk menemukan semua kasus yang ada khususnya HIV AIDS pada populasi umum dan kunci. Untuk tahapan selanjutnya diikuti  dengan proses pengobatan.

Reporter Fariz Fahyu

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date