Tahun Depan, Pemkab Anggarkan Rp 1M untuk GTT

Ponorogo, koranmemo.com-Ribuan Guru Tidak Tetap (GTT) Di Kabupaten Ponorogo tampaknya bakal bisa sedikit bernafas lega. Ini setelah Pemkab Ponorogo berencana menganggarkan miliaran rupiah bagi pendidik sukwan tersebut.

Rencananya pada Rencana Anggaran Pendapat Belanja Daerah (R-APBD) tahun anggaran 2019 yang disusun tahun 2018 mendatang. Tunjangan insentif bagi 4000 GTT akan dianggarkan senilai Rp 1 miliar atau Rp 250 ribu per orang per tahun.

Anggaran ini akan dihibahkan pada Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI ) sesuai Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri RI Tjahyo Kumolo ┬áNomor 900/4627/SJ tentang Penajaman Ketentuan Pasal 298 ayat (5) Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah tertanggal 18 Agustus 2015, yang mewajibkan penerima dana hibah daerah harus berbadan hukum.” Selanjutnya PGRI lah yang akan memberikan kepada GTT,” ujar Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni, Jumat (1/12).

Diungkapkan, untuk merealisasikan kebijakan ini, pihaknya akan memanggil Dinas Pendidikan dan PGRI untuk membahas lebih jauh tentang juklak dan juknis pemberian hibah GTT ini.” Nanti dinas terkait kita panggil untuk membahas lebih jauh,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Cabang Ponorogo Prayitno mengaku senang dan siap mengelola anggaran miliaran rupiah tersebut. Ia mengaku hingga kini ribuan GTT nasibnya tidak jelas, lantaran hanya menerima upah Rp 200 ribu- Rp 300 ribu per bulan.

” Ini akan menjadi solusi ribuan nasib GTT di Ponorogo, walau bukan penyelesai masalah namun menjadi sedikit angin segar,” pungkasnya.

Reporter: Zainul Rohman

Editor: Achmad Saichu

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.