Tahun Baru Gaul, Pengguna Knalpot Brong Akan Ditindak

Nganjuk, koranmemo.com – Jelang malam pergantian tahun, Satlantas Polres Nganjuk melakukan razia di sejumlah toko onderdil dan spare part variasi yang masih menjual knalpot brong. Selain itu, bengkel sepeda motor pun tak luput dari sasaran petugas, Kamis (27/12/2018) siang.

Salah satu toko yang didatangi petugas yakni di Jalan Dermojoyo Kelurahan Payaman Kecamatan/Kabupaten Nganjuk. Di toko ini petugas memberi himbauan untuk tidak menjual knalpot brong. Petugas juga menempel stiker larangan menggunakan knalpot brong.

Usai mendatangi beberapa toko, petugas memasang banner himbauan agar masyarakat tidak menggunakan knalpot brong. Pasalnya, selain membuat bising dan menggangu ketentraman umum, knalpot brong mengganggu konsentrasi pengguna lain sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas.

Banner himbauan ini dipasang di beberapa ruas jalan strategis, salah satunya di Jalan Panglima Sudirman dekat bekas Pujahito Nganjuk. “Kita pasang himbauan ini agar masyarakat khususnya pengendara sepeda motor agar paham dan mengerti jika knalpot brong dilarang,” tegas Ipda Herry Buntoro Kanit Dikyasa Satlantas Polres Nganjuk.

Herry mengatakan, sejumlah bengkel yang sering digunakan jasanya oleh pengendara motor mengganti knalpot, tak luput dari sasarannya. Kepada pemilik bengkel diingatkan untuk tidak melayani pemasangan knalpot brong. “Para pemilik bengkel sepakat menolak pemasangan knalpot brong,” urainya.

Pada malam pergantian tahun nanti, lanjut Herry, pihaknya akan getol menyuarakan ‘Tahun Baru Gaul’, artinya malam tahun baru dengan gerakan anti ugal-ugalan di jalan. “Pengguna knalpot brong akan kami tindak tegas, karena melanggar pasal 285 ayat 1 UULLAJ,” tandasnya.

Editor : Muji Hartono