Tahan 29 Tersangka Narkoba

Tulungagung, Memo – Tercatat sebanyak 29 tersangka kasus narkoba yang dijebloskan ke penjara oleh Polres Tulungagung.┬áMereka terlibat dalam kasus peredaran narkoba yang ditangkap selama Operasi Berantas Sindikat Narkoba (Bersinar) Semeru 2016 yang digelar selama 30 hari.

Kapolres Tulungagung AKBP FX Bhirawa Braja Paksa menunjukkan barang bukti yang diamankan hasil dari ungkapan dari operasi bersinar 2016 kemarin (deny/memo)
Kapolres Tulungagung AKBP FX Bhirawa Braja Paksa menunjukkan barang bukti yang diamankan hasil dari ungkapan dari operasi bersinar 2016 kemarin (deny/memo)

“Total ada 29 tersangka kami tahan dari 27 kasus yang berhasil diungkap selama gelaran Operasi Bersinar Semeru 2016,” kata Kapolres Tulungagung AKBP FX Bhirawa Braja Paksa.

Bhirawa mengatakan, mayoritas barang bukti yang diamankan terdiri dobel L atau obat daftar G yang peredarannya dibatasi hanya berdasar resep dokter. “Dobel L ini ada 21 kasus dengan jumlah barang bukti sebanyak 55.159 butir. Semua diperoleh dari tangan tersangka yang berperan sebagai kurir, pengedar, dan sebagian lain menjadi bandar,” ujarnya.

Sisanya sebanyak enam kasus, kata Bhirawa, merupakan kasus narkotika dengan barang bukti sabu-sabu yang diamankan sebanyak 5,43 gram. Keseluruhan kasus narkoba tersebut merupakan hasil ungkap selama gelaran Operasi Bersinar Semeru 2016 yang dimulai sejak 21 Maret hingga 19 April.

Kegiatan operasi tidak hanya dilakukan jajaran Kepolisian Resor Tulungagung, namun juga melibatkan lnstansi seperti TNI (Kodim 0807), BNN, Polisi Militer, Satpol PP, maupun tim Dokkes RS Bhayangkara. “Di tingkat polres, operasi ini kami kerahkan 56 personel lintas satuan dan didukung jajaran polsek-polsek,” ujarnya.

Bhirawa menjelaskan, razia dilakukan di sejumlah lokasi, mulai dari kafe, warung remang-remang, tempat-tempat hiburan malam hingga beberapa ruas jalan raya dengan sasaran pengendara kendaraan bermotor. “Selain tindakan langsung, anggota kami juga aktif melakukan kampanye dan sosialisasi di berbagai tempat, baik langsung maupun tidak langsung,” jelasnya.

Dirinya berharap, kegiatan Operasi Bersinar Semeru 2016 bisa memberi efek jera kepada pengguna maupun jaringan edar-gelap narkoba. “Para tersangka kasus narkoba (sabu), yang sudah kami tahan akan terus diproses. Mereka dijerat pasal 114 (1) sub pasal 112 (1) sub pasal 127 Undang-undang RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun,” kata Bhirawa.

Sementara untuk tersangka pengedar atau bandar kasus dobel L, lanjut dia, mereka dijerat 197 sub pasal 196 jo pasal 98 (2) Undang-undang RI nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (den/Jb)

 

Follow Untuk Berita Up to Date