Taget PBB 2018 Naik Rp 24,5 Milyar

Kediri, koranmemo.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri memberikan apresiasi pada wajib pajak yang telah membayar PBB lebih. Apresiasi tersebut diwujudkan dalam Gebyar Bulan Panutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di halaman Dinas Pendapatan, Penmgelolaan Keuangan, dan Asset (DPPKA) Kota Kediri, Selasa (3/4).  Acara tersebut dibuka langsung oleh Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Kediri, Jumadi.

Jumadi mengatakan, jika kesadaran warga untuk membayar pajak lebih awal berimbas positif terhadap percepatan pembangunan yang ada di Kota Kediri. Maka dari itu, dia mengapresiasi warganya yang tertib membayar pajak lebih awal.

“Bapak dan ibu yang ada di sini adalah pahlawan pembangunan di Kota Kediri. Sejak bulan Desember telah ditentukan apa saja pembangunan di Kota Kediri. Bila PBB dibayar lebih awal sebelum jatuh tempo maka pembangunan akan lebih cepat,” ujarnya.

Jumadi juga mengungkapkan salah satu pendapatan lokal adalah melalui PBB. Apalagi target PBB tahun 2017 telah terlamapaui. “Jadi target PBB tahun 2017 adalah Rp 23,150 Milyar namun realisasi nya mencapai Rp23,330 Milyar. Ini artinya telah terlampaui 0,78 persen sehingga ini merupakan prestasi yang baik,” tandasnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKA) Provinsi Jawa Timur ini mengatakan, PBB 2018 akan mengalami kenaikan target sebesar Rp 24,5 miliar. Artinya target penerimaan PBB naik sebesar Rp 1,2 miliar.  Angka tersebut merupakan 10 persen dari PAD yang ada di Kota Kediri.

“Saya pikir ini merupakan satu hal yang baik dari komponen fiskal atau pendapatan di Kota Kediri. Ke depan akan selalu ada kenaikan target dan ini penting karena sejak tiga tahun lalu pajak lokal dikelola oleh daerah,” jelasnya.

Ke depan, Jumadi berharap dengan memberikan apresiasi kepada wajib pajak maka akan semakin banyak lagi wajib pajak lain yang akan membayar PBB nya lebih awal.

Sementara itu, Kepala DPPKA Kota Kediri, Bagus Alit mengungkapkan untuk mencapai target penerimaan PBB, DPPKA telah melakukan berbagai upaya. Di antaranya, pelayanan PBB online disetiap kelurahan, mobil keliling pelayanan PBB, pelayanan PBB di Car Free Day (CFD) setiap hari Minggu, penagihan kepada wajib pajak dan pembayaran PBB yang dapat dilakukan melalui mobile banking (m-banking) Bank Jatim dan BNI 46.

“Jadi untuk warga yang memiliki tanah ataupun bangunan di Kota Kediri namun saat ini berada di luar kota dapat membayarkan PBB nya melalui m-banking Bank Jatim dan BNI 46,” pungkasnya.

Dalam kegiatan ini, Jumadi  juga mengundi wajib pajak yang berhak mendapatkan hadiah utama TV LED, mesin cuci dan sepeda gunung.(adv/humaspemkotkediri)

Reporter : Dhita Septiadarma

Editor : Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date