Tabrak Lari, Nyaris Dimassa

Nganjuk, Koran Memo – Purwanto (18) pengendara sepeda motor Yamaha Vixion nopol AG 5249 XI asal Dusun Balongan Desa Balongrejo Kecamatan Berbek nyaris digebuki massa, setelah melakukan aksi ugal-ugalan di jalan dan menabrak Satria (9) di depan Gedung Juang 45 Jl. Dr Soetomo Nganjuk, Jumat (22/5) malam sekitar pukul 21.30.WIB. Pelaku yang berusaha kabur ini akhirnya berhasil dibekuk massa.

Kecelakaan bermula saat pelaku dengan angkuhnya menggeber sepeda motor dari arah timur menuju ke barat. Suara knalpot sepeda motornya meraung-raung seakan sengaja dipamerkan kepada setiap orang. Ketika melintas di depan Gedung Juang 45 Nganjuk, tanpa sadar di depannya ada anak kecil yang sedang menyeberang jalan dari arah utara ke selatan jalan.

Tak pelak, ban depannya menyenggol kaki bocah laki-laki itu hingga terjatuh. Melihat anak yang ditabraknya jatuh, pelaku tidak berhenti untuk menolong korban, justru berusaha melarikan kendaraannya dengan kencang. Karuan saja hal ini membuat amarah pengunjung dan pedagang kaki lima disekitar lokasi kejadian memuncak.

Pelaku akhirnya berhasil diringus oleh warga setelah terjadi aksi kejar-kejaran, karena pelaku masih terus berusaha melarikan diri. Saking ugal-ugalannya, pelaku sempat terjatuh dan dihajar oleh massa tidak jauh dari lokasi kejadian. Beruntung ada beberapa warga yang mengetahui dan kemudian berhasil melerai hingga pelaku tabrak lari tersebut selamat dari keroyokan massa.

Warga yang meminta pertanggungjawaban atas insiden tersebut, tidak mendapat jawaban memuaskan dari pelaku. Akibatnya warga kembali terpancing emosinya dan memukuli pelaku pada wajah dan kepalanya. Bahkan warga mengancam akan membakar sepeda motornya jika tetap kukuh dan tidak mau bertanggung jawab.

Ketika warga tersulut emosi dan sempat akan membakar sepeda motor pelaku, saat itu ada petugas Polantas yang datang di lokasi. Akhirnya permasalahan ditangani oleh polisi. Pelaku diamankan petugas dan disuruh bertanggung jawab untuk memberikan ganti kerugian yang diderita korban karena kaget akibat hampir tertabrak sepeda motornya.

Salah satu warga yang menyaksikan kejadian itu mengungkapkan, sebenarnya pelaku tidak bermaksud lari dari tanggung jawab. Saat tabrakan terjadi, pelaku melihat korban yang ditabrak tidak sampai terluka parah, sehingga dia melanjutkan perjalanannya. “Hanya salah paham, karena setelah kejadian pelaku tidak berhenti, tapi malah kabur, sehingga warga marah, selain itu warga geram dengan bunyi knalpotnya yang meraung-raung,” terang Diro (45) warga setempat. (jie)