Sumbang Silpa Rp 6 M, Bupati Ponorogo Kesal Atas Kinerja Dindik

Share this :

Ponorogo, koranmemo.com – Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni dibuat kesal atas kinerja Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Ponorogo. Pasalnya, lembaga yang dipimpin Tutut Herlina itu, tahun ini kembali menyumbang Sisa Lebih Perhitungan Anggaran ( SILPA) pada ABPD Ta 2017 sebesar Rp 6 miliar.

Padahal, pada pelaksanaan APBD Ta 2016 lalu, Dindik telah sukses menyumbang Silpa sebesar Rp 9 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik, lantaran gagalnya  proyek pengadaan buku.

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni mengungkapkan, tahun ini proyek pengadaan buku DAK non fisik di Dindik sebesar Rp 6 miliar kembali gagal diserap. Pasalnya, Dindik tidak paham dalam mekanisme pelaporan progres pelaksaanan penyerapan.

” Sesuai intruksi Kementri Keuangan pada bulan Juli lalu capaian progres pelaksanaan sudah harus 30 %.”  Dindik gagal menyerap anggaran untuk proyek pengadaan buku sebesar Rp 6 miliar. Faktornya mereka salah dalam menterjemahkan intruksi pusat,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Buptii menambahkan, duit miliaran rupiah itu pun akhirnya harus kembali ke Kas Negara (Kasneg), serta menjadi penyumbang terbesar Silpa pada pelaksanaan APBD Ta 2017 senilai Rp 2,3 triliun. ” Jadi Silpa kita tahun ini paling besar Rp 6 miliar itu. Duitnya kembali ke kas negara lagi,” pungkasnya.

Reporter: Zainul Rohman

Editor: Achmad Saichu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.