Sulit Sampaikan Keluhan, Mahasiswa UMM Buat Aplikasi Pengaduan Masyarakat

Malang, koranmemo.com – Bermula dari banyaknya warga yang merasa kesulitan dalam menyampaikan keluhan kepada RT atau RW, Muhammad Iqbal Ramadhan, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berinisiatif membuat aplikasi dan website pengaduan masyarakat.

Pada umumnya, warga yang hendak mengadu harus mendatangi rumah RT atau RW secara langsung. Namun, tidak jarang pihak yang bersangkutan juga sulit ditemui.

Saat ini dalam kondisi pandemi Covid-19, masyarakat cenderung membatasi aktivitas di luar rumah. Oleh karena itu, ide aplikasi dan website aduan masyarakat tersebut dirasa tepat digunakan dalam kondisi saat ini.

“Dengan aplikasi dan website ini, saya ingin meningkatkan pelayanan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi. Selain mempermudah proses aduan masyarakat, aplikasi dan website ini juga akan meminimalisir kontak antar warga di masa pandemi,” tutur Iqbal.

Penggunaan aplikasinya, Iqbal menjelaskan, warga yang akan melakukan pengaduan harus menulis nama, Nomor Induk Kependudukan (NIK), foto bukti dan rincian aduan.

Baca Juga: Pengembangan SDM, UIN Malang Kukuhkan 3 Guru Besar

Selanjutnya, data aduan akan diterima oleh pihak RT atau RT melalui aplikasi tersebut. Kemudian aduan akan ditindaklanjuti oleh pihak terkait, setelah diproses akan muncul tulisan Selesai.

“Untuk mempermudah penggunaan aplikasi ini, saya juga telah membuat tutorial penggunaan aplikasi ini melalui youtube dan buku panduan,” ujarnya.

Selain itu, dia mengaku juga telah membagikan link tutorial tersebut kepada warga. Aplikasi yang digagas oleh mahasiswa Teknik Informatika UMM tersebut sudah digunakan warga Perumahan Terusan Titan, Kota Malang sejak Jumat (1/1).

Iqbal mengaku menemui beberapa kendala dalam proses pembuatan aplikasi tersebut. Salah satunya bug pada aplikasi, sehingga tidak dapat menyimpan data dengan kapasitas besar.

Baca Juga: Tindak Lanjuti PPKM, Universitas Brawijaya Malang Batasi Kegiatan Kampus

Baca Juga: PPKM Kota Malang, Polresta Malang Kota Akan Gencarkan Operasi Yustisi

Keterbatasan biaya membuatnya hanya menggunakan hosting website gratis. Untuk itu, penggunaan aplikasi tersebut hanya dia terapkan di tingkat RT dan RW saja.

“Saya berharap dengan adanya aplikasi ini, masyarakat dan pihak RT/RW dapat bekerja sama dalam meningkatkan kualitas lingkungan yang lebih baik,” tambahnya.

Reporter: Mokhammad Sholeh
Editor Achmad Saichu