Sukses Beraksi, Pencuri dan Penadah Dibekuk

Jombang, koranmemo.com – Aparat Satreskrim Polres Jombang berhasil mengungkap kasus pencurian dan pemberatan (curat) berupa laptop dan beberapa barang elektronik lainnya milik Siti Marifah (38), warga Dusun/Desa Kedawong Kecamatan Diwek, yang terjadi pada Minggu (24/3) lalu. Dari pengungkapan ini,petugas membekuk pelaku pencurian dan penadahnya.

Mereka terdiri dari, LH (45), warga Dusun/Desa Ngudirejo Kecamatan Diwek dan AZ (29), warga Jalan Teratai IX RT 004/ RW 007 Desa Candi Mulyo Kecamatan Jombang. Selain itu, polisi juga masih memburu satu orang pelaku lagi.“AZ berperan sebagai penadah. Satu pelaku masih buron berinisial Ba,” kata Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Azi Pratas Guspitu kepada Koranmemo.com, Jumat (10/5) sore.

Dijelaskan, pengungkapan kasus pencurian dengan pemberatan ini bermula dari laporan korban yang rumahnya menjadi sasaran aksi pencurian, Minggu (24/3).

Dalam peristiwa ini, korban kehilangan sejumlah harta bendanya seperti, HP merk Asus Zenfone 4 Max warna hitam, buah HP merk LAVA IRIS warna hitam, sebuah laptop merek Toshiba DynaBook R732/f yang ditaruh di ruang tengah dengan cargernya di samping laptop beserta uang sebesar Rp 1 juta.“Korban ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp 7 juta. Kemudian kasus dilaporkan ke kami,” papar Azi.

Berangkat dari laporan korban, lanjut Azi, pihaknya segera melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dan informasi di sekitar TKP, untuk kemudian dianalisa. Hasilnya, petugas resmob mendapat petunjuk yang mengarah pada tersangka.

“Anggota kemudian mendapat informasi jika LH sedang berada di rumah AZ. Jumat (10/5) dini hari kemudian kami lakukan penangkapan. Nah  barang hasil kejahatan LH juga ada pada  AZ sehingga keduanya langsung kami amankan untuk pemeriksaan lanjutan di Mapolres Jombang,” ungkap Azi.

Hasil pemeriksaan, LH masuk rumah korban dengan cara mencongkel dan merusak jendela dengan obeng. Selain mengamankan LH dan AZ, petugas juga menyita barang bukti terdiri dari  HP merk Asus Zenfone 4 Max warma hitam, buah HP merk LAVA IRIS warna hitam, sebuah laptop merek Toshiba DynaBook R732/f, obeng warna kuning dan sebuah tas ransel merk Polo warna hitam.

“LH dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Untuk AZ dijerat Pasal 480 KUHP tentang penadahan hasil kejahatan,” pungkas Azi.

Reporter Agung Pamungkas

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date