Suasana Tegang, India Kehilangan Kontak dengan Pesawat Luar Angkasa

India, koranmemo.com-India kehilangan kontak dengan pesawat luar angkasa yang akan mendarat di Bulan pada Sabtu (7/9) dini hari. Pesawat Chandrayaan 2 juga membawa lander Virkam (kendaraan luar angkasa) dalam melakukan misi pendaratan lunak ke bulan.

“Pendaratan telah bekerja sesuai rencana dan memiliki kinerja normal yang diamati hingga ketinggian 2,1 km. Selanjutnya komunikasi dari Lander (kendaraan luar angkasa) ke stasiun darat hilang. Data sedang dianalisis,” kata K. Sivan, ketua Organisasi Penelitian Antariksa India yang setara dengan NASA. Dilansir dari CNN, ruang kontrol di kota Bengaluru dipenuhi oleh para ilmuwan yang berubah menjadi tegang dan sunyi ketika berusaha untuk mendapatkan sinyal komunikasi dari Vikram.  Kerumunan telah merayakan setiap langkah kecil selama pendaratan yang terkendali pada pukul 1:55 waktu setempat pada hari Sabtu (7/9). Namun saat waktu pendaratan yang diekpektasikan berlangsung, keheningan muncul akibat hilangnya sinyal komunikasi.

Chandrayaan-2 telah mengorbit di bulan dan mulai turun ke permukaan bulan. Namun ilmuan kehilangan kontak selama tahap kedua pendaratan.

Perdana Menteri Narendra Modi juga memberikan cuitan di twitter pribadinya.
“Kami tetap berharap dan akan terus bekerja keras pada program ruang angkasa kami”.  Dia juga dijadwalkan akan melakukan pidato negara pada Sabtu malam.

Fase berikutnya kegiatan ini adalah melakukan penjelajahan di permukaan bulan dan mengumpulkan sampel mineral dan kimia untuk dapat di lanalisis ilmiah secara jarak jauh. Penjelajah otomatis itu bernama Pragyan (kebijaksanaan”l).

Usaha terbaru ini akan membawa India ke dalam kelompok negara-negara elit yang telah berhasil melakukan pendaratan lembut di bulan. Beberapa negara elit lain yang telah melakukan pendaratan lunak adalah: Amerika Serikat, Cina, dan bekas Uni Soviet.

Tidak seperti upaya negara sebelumnya, India berusaha mendaratkan baling-balingnya di sisi jauh bulan, suatu daerah yang sebagian besar belum dijelajahi selama misi-misi lainnya.

Chandrayaan-2, yang berarti “kendaraan bulan” dalam bahasa Sansekerta, lepas landas dari Satish Dhawan Space Center di Sriharikota di selatan Andhra Pradesh pada 22 Juli. Beratnya 3,8 ton dan membawa 13 muatan. Chandrayaan-2 memiliki tiga elemen: pengorbit bulan, pendarat dan bajak.

Penerjemah: Chantika Rahmi

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date