Suami Jarang Pulang, Ibu Dua Anak Gorok Leher Pakai Gerinda

Share this :

Ponorogo, koranmemo.com – Warga Kelurahan Jengglong Kecamatan Ponorogo geger. Ini setelah salah satu warganya ditemukan tewas dengan leher nyaris putus, Kamis (14/2).Korban diketahui bernama, Ismiyati (45) warga RT 4 RW 2 Desa Jengglong.

Saat ditemukan anaknya Fendi (16) sekitar pukul 09.00 pagi. sang ibu telah dalam kondisi tewas bersimbah darah dengan mesin Gerinda (alat pemotong besi.red) yang masih menyala di dalam kamar.

Waktu itu, Fendi tengah asik mandi namun tiba- tiba mendengar jeritan sag ibu dari dalam kamar yang terkunci. Ia pun lantas meminta bantuan tetangga untuk mendobrak pintu kamar. Saat terdobrak Fendi pun terkejut melihat ibunya telah tewas. Kejadian ini pun langsung dilaporkan ke Polsek Ponorogo.

Petugas yang datang sekitar 10 menit kemudian, langsung melakukan penyelidikan kematian korban, dan mengevakuasi jasad korban ke kamar mayat RSUD dr Harjono Ponorogo untuk divisum. Demikian juga dengan barang bukti berupa mesin Gerinda yang dipenuhi darah korban, diamankan petugas.

Kapolsek Ponorogo AKP Lilik Sulastri mengatakan, dari keterangan keluarga kematian Ismiyati diduga akibat bunuh diri. Aksi nekat Ismiyati dipicu persoalan keluarga dan ekonomi. Hal ini lantaran sang suami Edy Purwanto (53) tak pernah lagi pulang ke rumah dan menafkahi keluarga. Kondisi ini diperparah dengan belum terbayarnya iuran sekolah SMA anak keduanya Fendi selama 5 bulan.

” Sementara dugaanya bunuh diri dengan cara memotong leher dengan mesin gerinda. Karena suaminya jarang pulang dan tidak lagi tanggung jawab dengan keluarga. Tunggakan anaknya di sekolah sudah 5 bulan belum dibayar, sehingga anaknya tidak bisa ikut rekreasi ke Borobudur,” ujarnya.

Lebih jauh Lilik mengungkapkan, Ismiyati sebelumnya telah berulang kali melalukan aksi bunuh diri namun selalu digagalkan oleh anak keduanya yang tinggal berdua dengan sang ibu, sementara anak pertamanya Rian (27) telah tinggal jauh dari orang tua.

Namun aksinya kali ini berhasil, Ismiyati nekat menghabisi nyawanya sendiri saat sang anak tengah mandi.” Sudah berulang kali coba bunuh diri tapi gagal. Kali ini saat anaknya mandi korban langsung mengambil mesin gerinda milik suaminya dan menggorok lehernya, dengan mengunci pintu kamarnya,” ungkapnya.

Petugas pun masih mendalami motif lain dibalik kematian Ismiyati. Bahkan, untuk mengamankan TKP petugas memasanh Police Line di rumah korban.

Reporter Zainul Rohman

Editor Achmad Saichu