Sterilkan 94 Gereja

Antisipasi Ancaman Teror

Tulungagung, koranmemo.com – Polres Tulungagung dibawah kepemimpinan AKBP Yong Ferrydjon tidak ingin ancaman teror mengganggung perayaan natal yang jatuh tanggal 25 Desember mendatang. Sebanyak 94 gereja bakal diseterilkan sebelum perayaan. Selain itu, tempat-tempat keramaian bakal dijaga ketat. Diantaranya tempat wisata, pertokoan, kantor pemerintahan, stasiun kereta api, terminal, pasar dan lain sebagainya.

Untuk memaksimalkan pengamanan, Polres menggelar rapat koordinasi dengan forum pimpinan daerah (Forpimda), Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, tokoh agama, tokoh masyarakat di ruang opsroom Polres Jl Ahmad Yani Timur kemarin. Rakor tersebut langsung dipimpin oleh mantan Kapolres Kota Pasuruan.

AKBP Yong Ferrydjon mengatakan pengamanan natal dan tahun baru dikemas dalam operasi Lilin Semeru 2016. Rakor ini dalam rangka untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan kewaspadaan, agar tidak kecolongan dengan aksi-aksi yang tidak diinginkan. Selain itu, untuk menjamin keamanan, kenyamanan dan keselamatan masyarakat dalam merayakan natal dan tahun baru.

“Kami ingin menciptakan suasana aman. Sehingga masyarakat bisa merayakan natal dengan khidmad dan menikmati malam pergantian tahun baru,”jelas Ferry.

Dalam operasi Lilin, lanjut Ferry Polres akan menerjunkan sekitar 392 personil dengan rincian 260 personil Polri, 39 personil TNI, 36 personil Dishubkominfo, 21 personil Satpol PP, 15 personil Senkom, 6 personil perum KA, 15 personil prasbhara dan Dinkes 9 unit.

“Kami akan mensterilkan 94 gereja,”tegas Ferry.

Masih menurut Ferry, pengamanan juga dilakukan di tempat-tempat wisata. Karena cuaca bulan Desember hingga awal tahun 2017 diperkirakan ektrim. Jangan sampai ada korban jiwa. Selain itu, pusat-pusat keramaian menjadi perhatian khusus. Oleh karena dia meminta kepada masyarakat untuk melaporkan jika ada hal-hal yang mencurigakan sehingga polisi bisa mendeteksi lebih dini.

Yang paling penting, menurut Ferry jalan-jalan sering terjadi kemancetan akan dijaga polisi. Diantaranya simpang 3 Ngujang karena persinggungan arus lalu lintas dari Kediri dan Blitar masuk ke Tulungagung.

“Polres akan menyiapkan tim pengurai kemacetan,”pungkasnya. (yop/jb)

Follow Untuk Berita Up to Date