Stasiun Pemancar 5G Tertinggi di Dunia

Share this :

Tibet, koranmemo.com – China telah merampungkan pembangunan pemancar jaringan 5G tertinggi di dunia yang terletak di Gunung Qomolangma. Sinyal yang dipancarkan oleh stasiun pemancar ini bahkan bisa meliputi puncak dari Gunung Qomolangma yang terletak di Tibet.

Pemancar yang dibangun pada ketinggian 6.500 meter ini, terletak di base camp lanjutan Gunung Qomolangma. Pemancar ini akan melengkapi pemancar yang telah di bangun sebelumnya pada ketinggian 5.300 meter dan 5.800 meter, sehingga sinyal yang dipancarkan bisa mencakup pegunungan utara dan diharapkan bisa menjangaku gunung Qomolangma secara keseluruhan.

Melansir dari Xinhua Sabtu (2/5), salah satu petinggi China Mobile, Zhou Min mengatakan, fasilitas ini akan memastikan telekomunikasi bagi kegiatan yang ada di sana. Zhuo Min mencontohkan kegiatan tersebut seperti pendakian gunung, penelitian ilmiah, pemantauan lingkungan, dan streaming langsung definisi tinggi.

Fasilitas ini sendiri telah mulai beroperasi sejak Kamis (30/4), sekaligus menandai dimulainya pengukuran puncak Gunung Qomalangma yang diduga merupakan puncak tertinggi dunia. Pengukuran itu dilakukan oleh anggota dari Kementerian Sumber Daya Alam China bersama tim pendaki gunung nasional.

Stasiun pemancar yang didirikan pada ketinggian 5.300 meter dan bertujuan untuk menyediakan sinyal di daerah base camp. Nantinya, para wisatawan dan pendaki masih bisa menerima sinyal di area tersebut jika jaringan 5G telah tersedia secara komersial.

Sedangkan, pemancar yang dibangun pada ketinggian 5.800 meter dan 6.500 merupakan pemancar sementara yang dibangun untuk memfasilitasi penelitian yang sedang dilakukan. Stasiun pemancar ini akan dibongkar setelah penelitian mengenai elevasi puncak Gunung Qomalangma yang dilakukan selesai.

Terletak di perbatasan Cina-Nepal, Gunung Qomolangma memiliki ketinggian lebih dari 8.840 meter, dengan bagian utara terletak di prefektur Xigaze Daerah Otonomi Tibet. Gunung Qomolangma juga diakui sebagai simbol persahabatan kedua negara.

Menurut pernyataan bersama yang ditandatangani antara kedua negara pada bulan Oktober tahun lalu, kedua belah pihak akan bersama-sama mengumumkan ketinggian Gunung Qomolangma. Kesepakantan ini juga mencakup kegiatan mempromosikan kerja sama di berbagai bidang, termasuk mengatasi perubahan iklim, melindungi lingkungan, dan melakukan penelitian ilmiah.

Tahun ini sendiri menandai peringatan 65 tahun pembentukan hubungan diplomatik antara Cina dan Nepal. Selain itu, tahun ini juga memperingati 60 tahun bagi umat manusia bisa mencapai puncak Gunung Qomalangma dari pegunungan utara.

Reporter: Ahmad Bayu Giandika

Editor: Della Cahaya