Sopir Mengantuk, Picu Laka Beruntun

Share this :

Nganjuk, Memo – Kecelakaan beruntun yang melibatkan kendaraan dump truk muatan pasir, mobil, dan sepeda motor terjadi di jalan raya Kediri – Nganjuk, tepatnya Desa Pace Kulon Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk, Kamis (9/6) sekitar pukul 13.15 WIB. Kecelakaan diduga lantaran sopir truk mengantuk sehingga oleng ke kanan. Akibatnya, truk menghantam mobil dari arah berlawanan dan melindas sepeda motor yang berada di area bengkel seberang jalan.

Truk menabrak pohon dan sepeda motor yang diparkir di depan bengkel (andik/memo)
Truk menabrak pohon dan sepeda motor yang diparkir di depan bengkel (andik/memo)

Informasi yang dihimpun Koran Memo, kecelakaan beruntun itu berawal saat dump truk nopol AE 8069 UF yang dikemudikan oleh Joko Santoso (53) warga Desa Sewulan Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun, melaju dari arah selatan menuju ke utara. Namun saat melintas di TKP, tepatnya sebelah selatan SPBU Pace, truk tiba-tiba oleng ke kanan.

Naasnya, dari arah berlawanan melaju mobil Daihatsu Taruna nopol AG 867 VC yang dikemudikan Pujiana (35) warga Desa Petak Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk, tabrakan pun tak bisa terhindarkan. Ironisnya, truk yang hilang kendali tersebut juga menabrak bengkel sepeda motor di seberang jalan dan melindas sepeda motor Yamaha model tahun 80-an.

Laju dump truk yang lepas kendali itu baru terhenti setelah menabrak pohon besar di sebelah samping bengkel. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp 16,5 juta.

Paska kecelakaan, bengkel sepeda motor mengalami kerusakan parah, bahkan kompresor pemilik bengkel tersangkut di atas truk. “Saya kaget karena kejadian begitu cepat. Saya tadi sedang di dalam bengkel, tiba-tiba truk itu oleng ke kanan sehingga terjadi kecelakaan,” ungkap salah satu saksi di tempat kejadian.

Kasatlantas Polres Nganjuk AKP AKP Christhoper Adhikara Lebang dikonfirmasi melalui Kanit Laka lantas Ipda Roni Andreas Suharto mengatakan, untuk penyelidikan lebih lanjut, kendaraan yang terlibat diamankan ke Mapolres Nganjuk. “Untuk korban hanya luka ringan saja, sampai saat ini kasusnya masih kami selidiki,” ujarnya. (jie/and)