Soal Penghentian Pabrik Gula, Satpol PP Akui Belum Ada Permintaan

Blitar, koranmemo.com – Satpol PP Kabupaten Blitar mengakui hingga saat ini belum ada permintaan penghentian pembangunan Pabrik Gula (PG) Manis Indo di Desa Rejoso, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar oleh anggota DPRD Kabupaten Blitar.

“Kami belum menerima permintaan untuk penghentian pembuatan pabrik, bahkan permintaan tertulis juga belum ada,” ungkap Kasatpol PP Kabupaten Blitar, Suyanto, Jumat (12/5).
Namun demikian pihaknya mengakui sampai saat ini sudah melakukan pemanggilan terhadap investor dan juga tokoh masyarakat Desa Rejoso Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar.
Untuk itu dalam waktu dekat Satpol PP akan turun untuk melihat lokasi pembangunan jika ada laporan warga yang meminta penghentian pembangunan. Satpol PP juga akan bertindak tegas, jika investor belum mendapatkan ijin, maka harus dihentikan.
“Harus dihentikan, kalau belum ada ijin, administrasi harus dilengkapi terlebih dahulu,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, DPRD Kabupaten Blitar melalui Komisi I ,meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Blitar untuk menghentikan kegiatan pembangunan Pabrik Gula Rejoso Manis Indo di Desa Rejoso, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar.
“Hingga saat ini pabrik gula ini belum memiliki ijin secara resmi, sehingga kegaiatanya harus dihentikan,” kata Wasis Kunto Atmodjo, Jumat(12/5).

Reporter : Arif Juli Prabowo

Editor : Achmad Saichu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.