SMKN 4 Malang Lakukan Pembelajaran Luring

Share this :

Malang, koranmemo.com – Beberapa SMK Negeri di Kota Malang sudah mulai menerapkan pembelajaran tatap muka atau Luar Jariangan (Luring). Salah satunya SMK Negeri 4 Malang yang menyelenggarakan hari pertama pembelajaran luring, Senin (12/10).

Wakasek Bidang Humas SMKN 4 Malang, Eko Wahyudi menuturkan, penerapan pembelajaran luring hanya dilakukan untuk kegiatan praktek. Dalam 1 kelas atau ruang praktek yang biasanya diisi oleh 36 siswa, kini diisi oleh 6 hingga 7 siswa, sehingga 1 siswa hanya melakukan luring 1 kali dalam 1 minggu.

“Dasar hukumnya SKB 4 Mentri yang dikeluarkan bulan Agustus itu. Untuk zona merah bisa memulai pembelajaran praktikum dengan penerapan protokoler,” ujarnya.

Menurut Eko, SMKN 4 Malang juga menugaskan petugas protokoler untuk memastikan penerapan protokol kesehatan. Selain itu juga telah disiapkan 20 tempat cuci tangan dan handsanitizer di setiap ruangan.

Baca Juga: DPRD Kota Malang Sahkan KUA-PPAS Tahun 2021

“Kita juga mengatur sirkulasi masuk sekolah, di pintu masuk ada petugas memeriksa suhu badan dan mengarahkan untuk cuci tangan,” tuturnya.

Lanjutnya, SMK N 4 Malang mempunyai 2700 siswa dari sembilan jurusan yaitu, Design Grafika, Produksi Grafika, Rekayasa Perangkat lunak (RPL), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Multimedia, Animasi, Logistik, Mekatronika dan Perhotelan.

Baca Juga: Kenali Dampak Penggunaan Sosmed Secara Berlebihan

Pembelajaran luring yang dilakukan di SMKN 4 dilakukan mulai pukul 07.00 hingga 14.00 WIB. Kemudian nanti akan dilakukan pengkajian terhadap jam sekolah tersebut, jika dirasa terlalu panjang akan dikurangi.

“Kami juga mewajibkan kepada siswa untuk membawa bekal sendiri agar tidak bergerombol di tempat makan. Namun kami juga belum membuka kantinnya,” tambahnya.

Reporter: Mokhammad Sholeh
editor: Della Cahaya