SMA/SMK di Kediri Belum Terapkan Full Day School

Kediri, Koranmemo.com – Mesti Mendibud sudah memastikan Perpres Full Day School siap untuk di realisasikan, namun, sampai sejauh ini, baik di SMA/SMK di Kota dan Kabupaten Kediri belum ada yang mengajukan permohonan menerapkan Perpres tersebut untuk tahun ajaran 2017/2018 ini.

“Sebenarnya, Kepala Sekolah baik di SMA Negeri maupun SMK Negeri sudah siap untuk melaksanakan sekolah 5 hari tersebut. Tapi, sejauh ini belum ada yang mengajukan permohonan pelaksanaan itu ke Cabang Dinas,” ujar Sidik Purnomo Kasi Pendidikan SMA/SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota dan Kabupaten Kediri, Kamis (20/7).

Ditambahkan, belum adanya pengajuan tersebut dimungkinkan karena ada surat edaran dari Gubernur Jawa Timur dengan nomor 188/1872/013.1/2017 pada tanggal 16 Juni 2017 untuk menunda penerapan full day school tersebut. “Ya kita selaku abdi negara menghormati kebijakan Gubernur itu,” jelasnya.

Namun, tambah Sidik, jika memang ada sekolah yang sudah siap melaksanakan full day school diminta segera mengajukan ke cabang dinas. Namun sejumlah catatan diantaranya, orangtua dan siswa tidak keberatan ketika pulang sekolah melebihi jam biasa.

“Jika memang ada sekolah yang benar-benar sudah siap, kami harap mereka melakukan komunikasi dan koordinasi dengan wali murid dan siswanya. Sehingga, jika betul-betul diterapkan tidak akan terjadi gejolak di masyarakat,” tandasnya.

Data yang dihimpun reporter koranmemo.com, jumlah SMA Negeri baik di Kabupaten maupun Kota Kediri sebanyak 22 sekolah, sedangkan SMK Negeri sejumlah 9 sekolah.

Reporter: Zayyin Multazam

Editor: Achmad Saichu

Satu tanggapan untuk “SMA/SMK di Kediri Belum Terapkan Full Day School

  • 21:24 ,3 Agustus 2017 pada 21:24,3 Agustus 2017
    Permalink

    Klo level sd ndak perlu komunikasi walimurid, pasti pro kontra, bilang aja udah instruksi dinas, pasti beres, ga usah mikir teknisnya gimana, toh guru2 diuntungkan dapet tambahan jam ngajar khan, aman sertifikasi kalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.