SK Tunjangan Sertifikasi Guru Honorer Sudah Ditandatangani Bupati

Share this :

Tulungagung, koranmemo.com – Bupati Tulungagung memastikan tunjangan sertifikasi guru honorer bisa dicairkan tahun ini. Hal itu setelah Bupati sudah menandatangani surat keputusan (SK) terhadap puluhan guru honorer yang telah lulus pendidikan profesi guru (PPG).

“SK sudah saya tanda tangani, tinggal pemerintah pusat nanti menyetujuinya,” ujar Bupati Tulungagung, Maryoto Bhirowo saat dikonfirmasi terkait nasib tunjangan sertifikasi guru honorer, Kamis (13/2).

Bhirowo mengatakan, guru honorer yang mengajar di SD dan SMP Negeri bisa mendapatkan tunjangan sertifikasi ketika sudah memiliki sertifikat PPG. Jumlahnya tidak banyak, tahun ini yang sudah memiliki sertifikat PPG tersebut baru 80 orang. Namun, Dinas Pendidikan setempat tahun ini akan membiayayi 40 guru honorer lainnya untuk mengikuti PPG tersebut.

“Harus guru yang sudah mengikuti PPG atau PLPG (pendidikan latihan profesi guru). Artinya memang guru yang sudah lama mengabdi dan sudah teruji kualitasnya,” tambah Maryoto Bhirowo.

SK yang sudah ditandatangani itu, membuat para guru honorer bersertifikat bisa bernafas lega. Sebelumnya, Komunitas Guru Tidak Tetap (GTT) bersertifikat pendidik awal tahun ini mengajukan beberapa permohonan kepada Bupati. Salah satu permohonan itu tunjangan sertifikasi yang bisa segera dicairkan.

“”Jika guru honorer yang di sekolah swasta sudah bisa mendapatkan tunjangan sertifikasi. Tapi bagi kami yang ada mengajar di sekolah negeri sampai sekarang belum bisa kalau tidak ada SK dari Bupati. Makanya kami kemarin mengajukan surat permohonan ini kepada Bupati,” ujar Binti Rosyidah, Sekretaris Komunitas GTT bersertifikat pendidikan Kabupaten Tulungagung beberapa waktu lalu.

Isi surat permohonan itu diantaranya, status kepegawaian di Dapodik berubah dari honorer sekolah menjadi honorer dati II Kabupaten. Diterbitkan kontrak kerja setiap semester atau setiap tahun yang menyebutkan nominal honornya bagi honorer yang memiliki sertifikat pendidik. Diterbitkan SK Bupati, dan diterbitkan peraturan Bupati tentang GTT yang mempunyai sertifikat pendidik.

Binti mengatakan, sesuai dengan peraturan tunjangan sertifikasi bagi guru bersertifikat pendidikan sebesar Rp 1,5 juta per bulan. Maka, Binti bersama 60 GTT yang tergabung dalam Komunitas GTT Bersertifikat Pendidik tersebut berharap, bupati bisa menyetujui permohonan mereka.

“Saat ini ada sekitar 80 GTT yang sudah bersertifikat pendidik di Kabupaten Tulungagung. Kami kemarin bentuk komunitas untuk memperjuangkan nasib kami, salah satunya melalui tunjangan sertifikasi ini,” jelasnya.

Reporter Zayyin multazam sukri
Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date