Siswi SMKN Pembuang Bayi Belum Tersangka

Madiun, koranmemo.com – MKI (18), siswi SMKN di Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, yang diduga membuang bayinya hingga tewas belum ditetapkan tersangka. Sebab, hingga kini MKI masih dirawat di RSUD Caruban.

Kapolsek Mejayan Kompol Pujiyono dikonfirmasi mengatakan, hingga kini belum ada kepastian apakah bayi itu dibunuh atau meninggal pada saat dilahirkan. Sebab MKI masih menjalani perawatan di RSUD Caruban.”Kita masih melakukan penyelidikan,” katanya.

Kondisi MKI, hingga Senin (2/12) memang masih lemah dan membutuhkan banyak darah. Hal itu akibat pendaraahan hebat saat melahirkan sendiri.”Sampai hari ini 3 kantong darah sudah masuk, kita siapkan 4 kantong. Jika nanti belum juga stabil, jika memungkinkan akan kami tambah 1 lagi,” ujarnya Budi Suhartono, dokter RSUS Caruban yang menangani MKI.

Pihaknya tidak bisa menjelaskan usia pasti bayi yang dilahirkan. Sebab, pengakuan MKI sewaktu masih dalam kandungan. Bayi tidak pernah dibawa ke dokter untuk chek up kehamilan lantaran malu dan takut ketahuan jika dirinya hamil. “Untuk fisik bayi sudah sempurna dan sepertinya sudah siap untuk dilahirkan,” pungkasnya.

Diketahui, Minggu (1/12) siswi kelas 11 SMKN  itu pendaharahan hebat. Setelah melahirkan bayi dirumahnya di Jln. Semangka, Krajan Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun
Tragis, bayi dilahirkan itu dibungkus dalam plastik kresek dan dimasukkan tas hingga tewas.

Warga langsung heboh dan melaporkan kasus itu ke polisi. MKS kini masih dalam perawatan di RSUD Caruban. Polisi masih melakukan penyelidikan apakah bayi tersebut tewas dibunuh dan atau saat dilahirkan.

Reporter Juremi

Editor Achmad Saichu

 

Follow Untuk Berita Up to Date